7 Tata Cara Pelaksanaan PTM Terbatas di Perguruan Tinggi

    Ilham Pratama Putra - 28 September 2021 08:33 WIB
    7 Tata Cara Pelaksanaan PTM Terbatas di Perguruan Tinggi
    Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fathahillah



    Jakarta: Kampus yang berada pada wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3 telah diperbolehkan menjalankan perkuliahan tatap muka (PTM) terbatas. Ada beberapa tata cara pelaksanaan PTM terbatas di jenjang perguruan tinggi.

    Tata cara tersebut tertera pada Surat Edaran Nomor 4 tahun 2021 tentang penyelenggaraan pembelajaran tatap muka tahun akademik 2021/2022 yang diteken Plt Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Diktiristek) Nizam. Berikut tujuh tata cara pelaksanaan PTM terbatas di perguruan tinggi:

     



    1. Melaporkan penyelenggaraan pembelajaran kepada satuan tugas penanganan covid-19 secara berkala.

    2. Melakukan testing dan tracing secara berkala.

    3. Sivitas akademika dan tenaga kependidikan yang melakukan aktivitas di kampus harus:

    a. Dalam keadaan sehat;
    b. Sudah mendapatkan vaksinasi. Bagi yang belum divaksin, membuat surat pernyataan yang berisi keterangan bahwa yang bersangkutan belum mendapatkan kuota vaksinasi atau tidak bisa divaksinasi karena alasan tertentu (memiliki komorbid);
    c. Mendapatkan izin orang tua, dibuktikan dengan surat pernyataan;
    d. Bagi mahasiswa yang tidak bersedia melakukan pembelajaran tatap muka dapat memilih pembelajaran secara daring;
    e. Mahasiswa dari luar daerah/luar negeri wajib memastikan diri dalam keadaan sehat, melakukan karantina mandiri selama 14 hari atau melakukan tes swab, atau sesuai peraturan/ protokol yang berlaku di daerah setempat;

    Baca: ITB Mulai Gelar Kuliah Tatap Muka

    4. Melakukan tindakan pencegahan penyebaran covid-19 dengan:

    a. Melakukan disinfeksi sarana prasarana di lingkungan perguruan tinggi sebelum dan setelah pembelajaran difokuskan pada fasilitas yang digunakan selama pembelaran tatap muka;
    b. Melakukan pengecekan suhu tubuh bagi setiap orang yang masuk perguruan tinggi;
    c. Menghindari penggunaan sarana pembelajaran yang tertutup, menimbulkan kerumunan, dan terjadinya kontak jarak dekat;
    d. Menyediakan tempat cuci tangan/hand sanitizer di tempat-tempat strategis;
    e. Menggunakan masker kain tiga lapis atau masker sekali pakai/ masker bedah yang
    menutupi hidung dan mulut;
    f. Menerapkan jaga jarak minimal 1,5 meter antar orang;
    g. Membatasi penggunaan ruang maksimal 50% (lima puluh persen) kapasitas okupansi
    ruangan/ kelas/ laboratorium dan maksimal 25 (dua puluh lima) orang;
    h. Menerapkan upaya saling peduli, saling menjaga dan melindungi;
    i. Menerapkan etika batuk/ bersin yang benar;
    j. Menyediakan ruang isolasi sementara bagi sivitas akademika dan tenaga kependidikan yang memiliki gejala atau kriteria covid-19
    k. Menyiapkan mekanisme penanganan temuan kasus covid-19 di lingkungan perguruan tinggi (baik bagi yang bersangkutan maupun contact tracing);
    l. Menyiapkan dukungan tindakan kedaruratan penanganan covid-19; dan
    m. Melaporkan kepada satuan gugus tugas penanganan covid-19 daerah setempat apabila ditemukan kasus covid-19.

    5. Warga kampus diharapkan dapat menjadi duta perubahan perilaku di lingkungan masing-masing.

    6. Dalam hal ditemukan kasus konfirmasi positif covid-19 di perguruan tinggi, pemimpin perguruan tinggi menghentikan sementara pembelajaran tatap muka di area terkonfirmasi positif covid-19 sampai kondisi aman.

    7. Dalam hal terjadi peningkatan status peningkatan risiko covid-19 di kabupaten/kota, pemimpin perguruan tinggi berkoordinasi dengan satuan tugas penanganan covid-19 setempat untuk melanjutkan atau menghentikan pembelajaran tatap muka.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id