Kemendikbud Bentuk Empat Pusat Unggulan Baru

    Program Strategis Kemendikbud Kini di Bawah Setjen

    Ilham Pratama Putra, Muhammad Syahrul Ramadhan - 29 Januari 2020 14:40 WIB
    Program Strategis Kemendikbud Kini di Bawah Setjen
    Presiden Joko Widodo saat membagikan KIP kepada sejumlah siswa. Foto: MI/Agus Mulyawan
    Jakarta:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal punya empat lembaga baru. Nantinya empat lembaga anyar ini bertujuan untuk mendorong pelaksanaan sejumlah program prioritas dan strategis di kementerian yang dipimpin Nadiem Makarim tersebut.

    Keempat lembaga anyar itu yakni Pusat Penguatan Karakter, Pusat Prestasi Nasional, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan serta Pusat Data, Teknologi dan Informasi. Lembaga tersebut akan berada langsung di bawah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud.

    "Nanti adanya di bawah Sekjen, yang secara independen mendorong beberapa prioritas strategis," kata Nadiem dalam rapat kerja bersama dengan Komisi X DPR di Jakarta, Selasa malam, 28 Januari 2020.

    Lebih lanjut Nadiem menjabarkan terkait lembaga tersebut. Untuk Pusat Penguatan Karakter bertujuan untuk menguatkan pemahaman pancasila, khususnya bagi milenial. 

    "Interpretasi Pancasila dalam penerapannya sehari-hari. Ini salah satu tujuan dari Pusat Penguatan Karakter," ujarnya.

    Untuk Pusat Prestasi Nasional akan mengakomodir anak-anak yang mempunyai talenta. Kemudian lembaga ini akan mengkurasi berbagai macam perlombaan.

    "Dari olahraga, debat teknik robotik, seni, bakti sosial, musik," jelasnya.

    Nantinya anak-anak tersebut akan mendapatkan kredit dari Kemendikbud untuk portofolionya dan bisa digunakan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya melalui jalur prestasi.

    "Bisa dicap kredibilitas Kementerian (Kemendikbud) bahwa partisipasi anak-anak akan masuk CV anak. Masukan konsiderasi masuk jalur prestasi," jelasnya.

    Kemudian untuk Pusat Data dan Teknologi Informasi, eks bos Gojek ini mengatakan akan bertugas membangun berbagai perangkat lunak untuk mendukung aktivitas kementerian. Selanjutnya Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan bertujuan mengakomodir semua jenis bantuan dana sosial dalam pendidikan.

    Mulai dari Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Pintar Kuliah, serta Tunjangan Profesi Guru.
    "Dengan demikian, direktorat fokus memikirkan peningkatan mutu pendidikan. Selama ini, penyaluran dana operasional cukup berat dan mengganggu peningkatan mutu," terangnya.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id