Ingin Tahu Cara SMAN 8 Jakarta Lahirkan Siswa Berprestasi? Intip Memoar Ini

    Wandi Yusuf - 04 Juni 2021 00:01 WIB
    Ingin Tahu Cara SMAN 8 Jakarta Lahirkan Siswa Berprestasi? Intip Memoar Ini
    Ilustrasi/Medcom.id



    Jakarta: SMAN 8 Jakarta terkenal dengan lulusannya yang sarat prestasi. Tak sulit menemukan lulusan SMA ini berkuliah di universitas unggulan seperti Universitas Indonesia (UI) atau Institut Teknologi Bandung (ITB). 

    Apa resep yang dipakai sekolah dan para guru untuk bisa mencetak para siswa berprestasi itu? Pertanyaan ini setidaknya bisa terjawab dari tuturan mantan guru sejarah SMAN 8 Jakarta, Suradi. 

     



    Suradi dengan cekatan menceritakan pengalamannya mengajar selama 10 tahun di sekolah ini pada era tahun 90-an. Pengalamannya itu dia tuangkan ke dalam buku berjudul Bangga Menjadi Guru SMA Negeri 8 Jakarta: Sebuah Memoar.

    Ya, sebuah memoar. Buku ini menjadi bertenaga karena ditulis bukan hanya oleh seorang yang berstatus guru. Suradi pun berstatus sebagai lulusan sekolah yang berada di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan itu. 

    Pilihan bertutur melalui pendekatan memoar ini menjadi sangat pas. Apalagi ditunjang dengan pengalamannya sebagai jurnalis puluhan tahun. Dijamin, buku ini menjadi enak dibaca dan mengalir.

    "Dia (Suradi) ‘orang biasa’ yang punya cita-cita besar mengubah persepsi siswa. Bagaimana pelajaran sejarah yang terkenal membosankan itu menjadi sebaliknya; menyenangkan dan penting," demikian kesan Siti Nurbaya, salah satu alumnus SMAN 8 Jakarta yang saat ini menjabat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam pengantar buku ini.

    Kepala SMAN 8 Jakarta, Rita Hastuti, terkesan dengan cara mengajar Suradi. Meski Suradi sudah 30 tahun tak lagi mengajar, tapi anak didiknya masih bisa merasakan bagaimana cara dia mengajar.

    "Jejak langkah, pola pengajaran, dan bagaimana tanggung jawabnya, masih diingat dengan detail oleh para muridnya, meski sudah 30 tahun lalu," kata Rita, juga melalui kata pengantar buku.

    Rita melihat buku ini semakin bertenaga karena Suradi punya pengalaman panjang dengan SMAN 8. "Inilah pengalaman langka seorang guru yang juga jurnalis dan penulis buku," kata Rita.
    Ingin Tahu Cara SMAN 8 Jakarta Lahirkan Siswa Berprestasi? Intip Memoar Ini

    Mencari benang merah

    Suradi menceritakan mengapa dia sangat antusias menggarap buku ini. Menurutnya, pengalaman bagus, baik, unik, menarik, dan mengesankan perlu ditulis. 

    "Agar pengalaman itu tidak hilang ditelan usia," ujar Suradi kepada Medcom.id, Kamis, 3 Juni 2021.

    Buku ini juga menjadi ikhtiarnya menjaga ingatan para alumnus. Apalagi, banyak kalangan di luar SMAN 8 Jakarta yang juga ingin tahu bagaimana sekolah ini mempertahankan prestasi.

    "Keluarga besar mahasiswa Kedokteran UI, misalnya. Pasti tahu, setiap tahun, jumlah mahasiswa terbanyak yang masuk ke sana adalah dari SMAN 8. Civitas akademika UI juga paham, mengapa setiap tahun calon mahasiswa dari sekolah ini begitu banyak di semua fakultas," kata Suradi. 

    Begitu juga kampus ITB Bandung. Setiap tahunnya anak-anak SMAN 8 Jakarta hanya dikalahkah oleh anak SMAN 3 Bandung dalam hal jumlah mahasiswa yang masuk. "Di PTN prestisius itu, alumni SMAN 8 bukan hanya mampu mengukir prestasi, tapi dikenal aktif dalam kegiatan mahasiswa," ujarnya. 

    Suradi melanjutkan, buku ini juga sebagai upaya dia untuk mengumpulkan ingatan tentang SMAN 8 Jakarta. Jika dicari lewat pencarian Google, kata dia, memang lumayan banyak tulisan lepas terkait SMAN 8. Terutama tentang pengalaman belajar sejumlah siswa. 

    "Tapi, itu tidak ada benang merahnya dengan banyak hal lain di SMAN 8. Lebih seperti serpihan-serpihan lepas saja. Untuk itu saya mencoba merangkumnya dalam memoar ini," ujar dia.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id