IDI Dorong Perubahan UU Pendidikan Dokter

    Ilham Pratama Putra - 09 Juni 2021 15:58 WIB
    IDI Dorong Perubahan UU Pendidikan Dokter
    Ilustrasi. Foto: MI



    Jakarta: Ketua Umum Persatuan Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Daeng M. Faqih mengharapkan ada perubahan dalam Undang-Undang (UU) pendidikan dokter. Utamanya perubahan yang mendorong akselerasi pengembangan teknologi dunia kesehatan.

    "Perubahan UU pendidikan dokter untuk akselerasi teknologi bagi dokter-dokter Indonesia," kata Faqih dalam webinar Tantangan Globalisasi Pendidikan Kedokteran Indonesia di Era Disruptif, Rabu 9 Juni 2021.

     



    Termasuk juga UU yang mampu memberikan ruang bagi dokter Indonesia untuk melahirkan inovasi. Nantinya, kata dia, pendidikan dokter harus mampu menghasilkan dokter-dokter yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

    "Sehingga dokter diproduksi dengan baik standarnya, tidak kalah dengan negara lain," sebut dia.

    Baca juga:  Tujuan Pendidikan Dokter Bukan Semata Demi Materi dan Jati Diri

    Selanjutnya, dokter harus bisa didistribusikan dengan baik. Ketika dokter terdistribusi dengan baik maka seluruh lapisan masyarakat mendapat layanan kesehatan.

    "Kalau tidak terdistribusi ke masyarakat kita secara merata, maka kurang terpenuhi pelayanannya," ungkapnya.

    Terakhir, dia meminta agar akses pendidikan dokter itu lebih terbuka secara adil. Sebab banyak masyarakat yang ingin jadi dokter namun terkendala biaya pendidikan kedokteran yang mahal.

    "Kita tahu fakultas kedokteran itu perlu banyak biaya dan mencetak dokter itu tidak murah. Maka itu dia harus dibantu bagaimana solusi agar biaya pendidika itu tidak sepenuhnya dibebankan ke mahasiswa. Karena banya saudara kita yang tidak mampu tapi cerdas," tutupnya.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id