• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di UGM

Menteri Nasir Minta Ada Sanksi Untuk Pelaku

Intan Yunelia - 09 November 2018 13:56 wib
Menristekdikti. Mohamad Nasir, Medcom.id/Intan Yunelia.
Menristekdikti. Mohamad Nasir, Medcom.id/Intan Yunelia.

Jakarta: Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir meminta agar kasus dugaan pelecahan seksual yang dialami oleh salah seorang mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta agar diselidiki dengan serius. Jika memang ditemukan pelanggaran serius, pihak rektorat harus memberikan sanksi tegas.

“Sebenernya jika fakta itu terjadi, itu harus ada sanksi yang diberikan,” kata Nasir kepada wartawan usai acara Penandatanganan Naskah Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Dalam Rangka Membangun Kesadaran Pajak Melalui Pendidikan untuk Masa Depan Bangsa yang Mandiri dan Sejahtera, di Gedung Mari’e Muhammad, kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jum’at 9 November 2018.

Baca: LPSK: Pemerkosa Mahasiswa UGM Harus Dipidana

Tidak hanya sanksi pidana, namun juga harus ada sanksi akademiknya. Sanksi akademik diberikan sesuai dengan kode etik dan pedoman yang berlaku di UGM.

“Sanksi akademiknya nanti rektor punya pedoman. Makanya itu urusan universitas,” terang Nasir.

Mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini menuturkan, tidak menutup kemungkinan kasus ini akan dibawa ke ranah hukum. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. 

“Apakah itu dianggap pidana atau tidak ini universitas kalau ada tuntutan berikutnya serahkan kepada polisi jadi biar itu diproses sendiri,” pungkasnya.



(CEU)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.