Menteri Nasir Minta Ada Sanksi Untuk Pelaku

    Intan Yunelia - 09 November 2018 13:56 WIB
    Menteri Nasir Minta Ada Sanksi Untuk Pelaku
    Menristekdikti. Mohamad Nasir, Medcom.id/Intan Yunelia.
    Jakarta: Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir meminta agar kasus dugaan pelecahan seksual yang dialami oleh salah seorang mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta agar diselidiki dengan serius. Jika memang ditemukan pelanggaran serius, pihak rektorat harus memberikan sanksi tegas.

    “Sebenernya jika fakta itu terjadi, itu harus ada sanksi yang diberikan,” kata Nasir kepada wartawan usai acara Penandatanganan Naskah Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Dalam Rangka Membangun Kesadaran Pajak Melalui Pendidikan untuk Masa Depan Bangsa yang Mandiri dan Sejahtera, di Gedung Mari’e Muhammad, kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jum’at 9 November 2018.

    Baca: LPSK: Pemerkosa Mahasiswa UGM Harus Dipidana

    Tidak hanya sanksi pidana, namun juga harus ada sanksi akademiknya. Sanksi akademik diberikan sesuai dengan kode etik dan pedoman yang berlaku di UGM.

    “Sanksi akademiknya nanti rektor punya pedoman. Makanya itu urusan universitas,” terang Nasir.

    Mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini menuturkan, tidak menutup kemungkinan kasus ini akan dibawa ke ranah hukum. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. 

    “Apakah itu dianggap pidana atau tidak ini universitas kalau ada tuntutan berikutnya serahkan kepada polisi jadi biar itu diproses sendiri,” pungkasnya.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE
    MORE

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id