comscore

Praktisi Mengajar Bakal Cetak Lulusan Paket Lengkap

Ilham Pratama Putra - 27 Juni 2022 18:24 WIB
Praktisi Mengajar Bakal Cetak Lulusan Paket Lengkap
Direktur Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek, Sofwan Effendi. DOK Kemendikbudristek
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan program Praktisi Mengajar. Progam ini akan membangun kolaborasi antara kampus dan praktisi.

Program ini diharapkan dapat melahirkan lulusan-lulusan kompeten dalam bidang akademik maupun profesional di dunia industri. Sehingga, kompetensi lulusan menjadi lengkap.
“Kita ingin lulusan mempunyai paket lengkap baik secara akademik maupun profesional di dunia industri agar siap pakai, siap kerja, dan siap berwirausaha,” kata Direktur Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek, Sofwan Effendi, dalam webinar Silaturahmi Merdeka Belajar, dikutip Senin, 27 Juni 2022.

Sofwan menuturkan dalam program Praktisi Mengajar, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung dari praktisi profesional sesuai bidangnya. “Jadi, mahasiswa bukan hanya mendapatkan kompetensi akademik, kepakaran, cara berpikir, cara pemecahan problem, tetapi juga langsung dihadapkan pada problem riil dari pengalaman yang disiapkan atau disampaikan oleh para praktisi yang dihadirkan di kampus,” tutur Sofwan.

Sofwan menyebut untuk dapat bergabung menjadi pengajar, praktisi bisa mengajukan pendaftaran ke perguruan tinggi dan program studi (prodi) yang dipilih sesuai kebutuhan serta kompetensi melalui laman praktisimengajar.id. Selanjutnya, dosen di perguruan tinggi juga dapat mengajukan permintaan praktisi yang dibutuhkan.

Sofwan menegaskan program ini merupakan program kolaborasi antara akademik dan praktisi. Bukan pesaing atau mengganti. 

“Jadi, intinya dosen dan praktisi akan saling berkolaborasi dan melengkapi, bukan mengganti. Selain mendidik dan membimbing mahasiswa dari sisi keilmiahannya di kelas, dosen juga membutuhkan pengalaman di dunia industri. Begitu pun dengan praktisi, mereka juga membutuhkan ilmu yang melandasi kompetensinya,” ujar Sofwan.

Pegiat Pemajuan Kebudayaan Desa Perkumpulan Eksotika Desa Lestari, Panji Kusumah, tidak ingin melewatkan kesempatan itu. “Ini akan menjadi hal yang luar biasa. Teman-teman praktisi dapat berkontribusi dan memperlihatkan bahwa pembelajaran kontekstual menjadi sangat penting karena ilmunya dapat diterapkan secara langsung di mana pun ia berada,” tutur Panji.

Panji akan berbagi ilmu yang bersinggungan dengan upaya pelestarian cagar budaya Candi Borobudur dalam mata kuliah arkeologi publik kepada mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Dia menyebut akan melibatkan beberapa mahasiswa ataupun lulusan dari berbagai perguruan tinggi untuk berbagi pengalaman di lapangan. 

"Nantinya juga belajar dilakukan dengan mendatangi salah satu daerah yang sedang menjadi kawasan dalam pengembangan arkeologi publik. Ini akan memberikan banyak cara pandang dan melatih mahasiswa untuk melihat bahwa persoalan bisa diselesaikan tidak hanya dari satu sisi,” ujar Panji.

Dosen Program Studi Penyulihan dan Komunikasi Pertanian UGM, Ratih Ineke Wati, menyambut baik Program Praktisi Mengajar. Berbagai dukungan telah dilakukan UGM. 

“Jadi, kami dari seluruh fakultas hingga program studi diundang dan diberikan materi dan materi tersebut sebenarnya sudah ada di praktisimengajar.id. Ditambah lagi, setelah sosialisasi tersebut kami tidak berhenti. Universitas mendorong praktisi dari level fakultas dan prodi untuk ikut berpartisipasi,” ujar Ratih.
 
Baca juga: Praktisi Mengajar Bukan Sekadar Datang untuk Ceramah di Kampus



(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id