Kukuhkan Guru Besar Terbanyak, UIN Bandung Catatkan Rekor MURI

    Citra Larasati - 26 November 2020 16:15 WIB
    Kukuhkan Guru Besar Terbanyak, UIN Bandung Catatkan Rekor MURI
    Pengukuhan 13 Guru besar UIN Sunan Gunung Djati, Bandung. Foto: Dok. Kemenag
    Jakarta:  Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung mengukuhkan 13 guru besar secara serentak.  Pengukuhan ini sekaligus mencatatkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) untuk pengukuhan guru besar terbanyak di lingkungan Pendidikan Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

    Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan, bahwa capaian seorang guru besar atau profesor adalah bukan hanya karena usaha keras yang ulet ataupun sekadar rajin untuk belajar.  Tetapi dari semua itu muaranya adalah kebijaksanaan dari guru besar itu sendiri.

    “Seorang profesor atau guru besar, harus sadar bahwa ucapannya akan menjadi ilmu dan tindakannya selalu menjadi teladan,” terang Dhani dalam keterangannya, Kamis, 26 November 2020.

    Dhani berpesan, agar guru besar jangan merasa puas dengan gelar keilmuan, sehingga berhenti belajar. Menurutnya, lanjut Doktor lulusan ITB Bandung, dengan berhenti belajar merupakan kematian hakiki dari seorang guru besar. 

    “Mari kita senantiasa untuk terus belajar, terus menggali ilmu. Dan belajarlah pada satu ilmu yang bernama kebaikan, sebab ilmu yang bernama kebaikan adalah satu-satunya ilmu yang tak pernah usang,” harap Dhani.

    Lebih lanjut lagi,  apa yang telah ditorehkan UIN Bandung ini bisa dikatakan sebagai ledakan komunitas intelektual secara nasional.  Sebab capaian ini berada dalam posisi dan menandakan bahwa proses pengembangan sumber daya manusia (SDM) di UIN Bandung sudah berjalan sangat baik.

    "Berada pada level yang sangat baik," ujar Dhani.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa selain 13 Guru Besar yang sudah dikukuhkan ini, masih adalagi sebanyak 11 calon guru besar yang sudah menunggu untuk dikukuhkan.  Dhani berharap, capaian yang dilakukan oleh UIN Bandung ini mampu menjadi motivasi dan inspirasi UIN, IAIN dan STAIN yang berada dibawah binaan Kementerian Agama di Indonesia.

    “Mudah-mudahan  menjadi motivasi untuk PTKI  di Indonesia dari apa yang telah di lakukan UIN Bandung ini,” kata Dhani. 

    Baca juga:  Kampus Kecil di Jakarta Bakal Dilebur

    Sebelumnya, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Mahmud, dalam sambutannya menuturkan, dengan kehadiran 13 Guru Besar akan menjadi tonggak dalam memajukan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.  “Hari ini, kita bersyukur atas anugerah lahirnya 13 Guru Besar yang akan menguatkan UIN Sunan Gunung Djati. Ke-13 Guru besar ini tidak hanya hebat dalam bidang keilmuan saja, tetapi harus hebat dalam sector yang lain,” turur Mahmud.

    Mahmud berharap, para guru besar yang baru saja dikukuhkan, tidak hanya memililki keilmuan yang mumpuni, tetapi juga harus memiliki kearifan yang luas. “Guru Besar di PTKIN di samping sebagai ilmuwan, juga harus arif. Sehingga akan dapat memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan di sekitar kita,” tandasnya.

    Ia berharap, untuk semua guru besar, mari lanjutkan pengembangan keilmuan dan kuatkan kearifan yang ada pada diri. Sehingga kehadiran guru besar akan mencari pemecah masalah, bukan menambah masalah.

    Berikut nama 13 guru besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dikukukan:

    1.  Prof. Dr. H. M. Subandi, Drs., Ir., MP. Guru Besar Bidang Ilmu Budidaya Tanaman Perkebunan Fakultas Sains dan Teknologi (FST)
    2.  Prof. Dr. Hj. Ulfiah, M.Si. Guru Besar Bidang Ilmu Psikologi Konseling Fakultas Psikologi (FPsi)
    3.  Prof. Dr. Yadi Janwari, MA. Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Islam Fakultas Syariah dan Hukum (FSH)
    4.  Prof. Dr. H. Nana Herdiana Abdurrahman, SE.Ak., MM., Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Fakultas Syariah dan Hukum (FSH)
    5.  Prof. Dr. H. Ah. Fathonih, M.Ag. Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum (FSH)
    6.  Prof. Dr. H. Koko Komaruddin, M.Pd. Guru Besar Bidang Ilmu Tafsir Fakultas Syariah dan Hukum (FSH)
    7.  Prof. Dr. H. Sahya, M.Si., Guru Besar Bidang Ilmu Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
    8.  Prof. Dr. Hj. Endah Ratnawaty Chotim, Dra. M.Ag., M.Si. Guru Besar Bidang Ilmu Sosial  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
    9.  Prof. Dr. H. Badruzzaman M. Yunus, MA. Guru Besar Bidang Ilmu Tafsir  Fakultas ushuludin (FU)
    10.  Prof. Dr. H. Tedi Priatna, M.Ag. Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK)
    11.  Prof. Dr. H. Jaja Jahari, M.Pd. Guru Besar Bidang Ilmu Administrasi Pendidikan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK)
    12.  Prof. Ahmad Ali Nurdin, MA., Ph.D. Guru Besar Bidang Ilmu Politik Islam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
    13. Prof. Dr. Fauzan Ali Rasyid, M.Si. Guru Besar Bidang Ilmu Politik Hukum Islam Fakultas Syariah dan Hukum (FSH)

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id