guru  

Indonesia-Malaysia Jajaki Pertukaran Guru

Antara - 11 Januari 2019 19:05 wib
Mendikbud, MUhadjir Effendy (kiri) dan Menteri Menteri
Mendikbud, MUhadjir Effendy (kiri) dan Menteri Menteri Pendidikan Malaysia, Maszlee Bin Malik (kanan), Kemendikbud/BKLM.

Jakarta:   Malaysia berupaya menjajaki peluang kerja sama pertukaran guru antara Indonesia dengan negaranya. Menteri Pendidikan Malaysia, Maszlee Bin Malik memuji pendekatan pendidikan di Indonesia yang lekat dengan kebudayaan lokal.

"Selama ini, kami melakukan pertukaran guru dan siswa dengan Singapura, Jepang, Inggris dan Korea tetapi tidak dengan Indonesia. Setelah ini, kita akan kerja sama erat yang saling menguntungkan," ujar Menteri Pendidikan Malaysia, Maszlee Bin Malik dalam sambutan di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.

Ia menyebutkan, kerja sama ini bersifat simbiosis mutualisme, yang saling menguntungkan. Meskipun ia mengakui baik Indonesia dan Malaysia masing-masing memiliki kekurangan.   

Dalam kesempatan itu, Maszlee menjelaskan pentingnya penyelenggaraan pendidikan yang mengedepankan aspek-aspek nilai untuk menciptakan peradaban dunia yang lebih baik. "Pendidikan yang terpisah dengan nilai hanya akan melahirkan generasi tak manusiawi yang hanyak akan menciptakan banyak konflik, perpecahan, ketamakan, dan kehancuran," kata dia lagi.   

Baca: Malaysia Tawarkan Bantuan Mendigitalisasi Manuskrip Nusantara

Maszlee juga memuji pendekatan pendidikan di Indonesia yang lekat dengan kebudayaan lokal. Kebudayaan merupakan sarana efektif dalam menyampaikan nilai-nilai.   

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (PKLN) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Suharti berharap kerja sama pertukaran guru tersebut dapat diwujudkan. Kerja sama itu baru diinisiasi pada saat pertemuan Mendikbud Muhadjir Effendy dan Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik.   

Suharti berharap kerja sama itu dapat menguatkan hubungan masyarakat Indonesia dan Malaysia.   "Kami akan mencari mekanisme yang pas untuk kerja sama ini," kata Suharti.  



(CEU)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.