Vakum Hampir Seabad, Kongres Aksara Jawa Bakal Digelar Kembali

    Ardi Teresti Hardi - 20 Maret 2021 09:30 WIB
    Vakum Hampir Seabad, Kongres Aksara Jawa Bakal Digelar Kembali
    Jumpa Pers Kongres Aksara Jawa. Foto: MI/Ardi



    Jakarta;  Pengggunaan aksara Jawa di kalangan masyarakat terbilang masih sangat minim. Bahkan, tidak sedikit yang tidak lagi mengenal aksara warisan leluhur ini.

    Berangkat dari keprihatinan itu, Kepala Disbud DIY Sumadi menyampaikan, pihaknya menginisiasi diadakannya Kongres Aksara Jawa (KAJ) I sebagai bentuk tanggung jawab kebudayaan. KAJ I akan dilaksanakan pada 22-26 Maret 2021, di Hotel Grand Mercure, Yogyakarta.

     



    "Kongres ini sangat penting karena sejak 1922 belum ada lagi Kongres serupa yang fokus membahas aksara Jawa," jelas Sumadi di Kantor Dinas Kebudayaan DIY, Jumat, 19 Maret 2021.

    Dengan pelaksananaan KAJ ini, masyarakat diharapkan akan semakin sadar mengenai pentingnya penggunaan aksara Jawa, termasuk dalam platform digital.  Ketika aksara Jawa makin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, permohonan Internationalize Domain Name (IDN) untuk aksara Jawa dapat diterima Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) semakin besar.

    KAJ diperkirakan akan diikuti seribuan peserta dari berbagai latar belakang, dari praktisi, akademisi, birokrat, hingga masyarakat umum. Para peserta yang ikut tidak hanya dari DIY, tetapi juga Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, serta daerah-daerah lain di Indonesia dan diaspora Jawa yang ada di luar negeri.

    "Kongres ini akan diselenggarakan secara luring dan daring," ucap dia.

    Baca juga:  Kudus Tunjuk Sejumlah Sekolah untuk Gelar Simulasi PTM

    Kepala Bidang Pemeliharaan Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Permuseuman Dinas Kebudayaan DIY Rully Andriadi menambahkan KAJ ini akan dibagi ke dalam empat komisi, yaitu tentang transliterasi aksara Jawa-Latin, tata tulis aksara Jawa, digitalisasi aksara Jawa, dan cara mengimplementasikan aksara Jawa secara nyata.

    KAJ ini diharapkan bisa menghasilkan keputusan strategis terkait penggunaan aksara Jawa. Selain itu, pengakuan negara atas keberadaan aksara Jawa dan aksara-aksara nusantara lainnya juga sangat penting. Dengan demikian, aksara Jawa benar-benar dapat diaplikasikan pada ranah digital serta kegiatan masyarakat sehari-hari.

    "Diharapkan pula (KAJ menghasilkan) adanya implementasi secara riil, artinya tidak berhenti pada rekomendasi-rekomendasi yang sulit untuk direalisasikan," tutup dia

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id