Jejak Kebijakan Pendidikan Selama Satu Tahun Covid-19

    Arga sumantri - 02 Maret 2021 15:15 WIB
    Jejak Kebijakan Pendidikan Selama Satu Tahun Covid-19
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengutak-atik kebijakan pendidikan selama setahun pandemi covid-19 berlangsung. Tercatat sejumlah penyesuaian kebijakan pendidikan dilakukan untuk menyiasati kesulitan pembelajaran di masa pandemi.

    Satu yang cukup berani yaitu meniadakan Ujian Nasional (UN). Penghapusan UN memang jadi satu wacana lama yang tak kunjung dilakukan. Semenjak dilantik, Mendikbud Nadiem Makarim langsung menyatakan bakal mengganti UN, namun ternyata berlangsung lebih cepat akibat pandemi.

    Maret 2020

    Pembelajaran dari rumah mulai dilakukan. Di bulan yang sama, pemerintah mengumumkan ujian nasional dibatalkan. Selain itu, ujian sekolah tidak perlu mengukur ketuntasan kurikulum. Lalu, sekolah yang belum melaksanakan ujian dapat menggunakan nilai lima semester terakhir untuk menentukan kelulusan siswa. 






    Mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) juga tidak mengumpulkan siswa dan orang tua. PPDB jalur prestasi berdasarkan akumulasi nilai rapor dan prestasi lain.

    Baca: Satu Tahun Covid-19: Sekolah Masih di Rumah Saja?

    Maret sampai April 2020

    Kemendikbud melakukan realokasi anggaran pendidikan tinggi sebesar Rp405 miliar untuk Rumah Sakit Pendidikan (RSP) perguruan tinggi negeri dan swasta. Anggaran kebudayaan ikut kena realokasi sebesar Rp70 miliar untuk kegiatan Belajar dari Rumah melalui TVRI.

    Lalu, ada juga peluncuran portal Guru Berbagi, relaksasi penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Oprasional Pendidikan (BOP) untuk pembayaran honor guru, serta pembelajaran daring.
     



    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id