Gerakan Seniman Masuk Sekolah Bantu Pelestarian Kesenian Lokal

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 02 September 2020 20:15 WIB
    Gerakan Seniman Masuk Sekolah Bantu Pelestarian Kesenian Lokal
    Ilustrasi. Foto: Antara/Irwansyah Putra
    Jakarta: Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Paryanto mengakui, Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) mempunyai dampak positif. Salah satunya, jadi wadah melestarikan kesenian tradisional.

    "Kesenian tradisional yang adi luhung yang ada di Kabupaten Pati hampir saja dikatakan punah, sehingga kami perlu sekali meregenerasi," kata Paryanto dalam taklimat media GSMS 2020, Rabu, 2 September 2020.

    Ia pun menilai program GSMS ini sangat membantu untuk meregenerasi seniman-seniman tradisional yang berasal dari sekolah. Program ini juga membantu sekolah yang saat ini tidak mempunyai guru mata pelajaran seni budaya.

    Baca: 'Seniman Masuk Sekolah' Bakal Diperluas ke Skala Nasional

    Paryanto menekankan pentingnya melestarikan kesenian tradisional Kabupaten Pati. Sebab, banyak nilai-nilai yang terkadung di dalamnya. "Perlu sekali untuk melestarikan, mempromosikan dengan Gerakan Seniman Masuk Sekolah," ujarnya.

    GSMS ini juga mendapatkan respon positif dari berbagai pihak di Pati. Mulai dari murid, orang tua, hingga sekolah. "Banyak sekali guru, orang tua yang menginginkan daerahnya ada Gerakan Seniman Masuk Sekolah ini," ujarnya.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id