Empat Strategi Kemendikbud Majukan Teknologi Pendidikan

    Sektor Pendidikan Tertinggal dalam Pemanfaatan Teknologi

    Ilham Pratama Putra - 06 Februari 2020 13:25 WIB
    Sektor Pendidikan Tertinggal dalam Pemanfaatan Teknologi
    Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Gogot Suharwoto di JCC Senayan, Jakarta (6/2). Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
    Jakarta:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebut teknologi di bidang pendidikan mengalami ketertinggalan dibandingkan dari perkembangan teknologi bidang finance maupun e-commerce. Untuk itu pihak Kemendikbud telah menyusun strategi untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

    Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Gogot Suharwoto menyebutkan ada empat strategi yang akan diterapkan untuk mengejar ketertinggalan. Salah satunya penyediaan infrastruktur teknologi.

    "Ini SD, SMP, SMA kita setiap tahun memberikan bantuan peralatan paket ke sekolah sekolah. Sekolah sudah memiliki fasilitas memadai," kata Gogot di sela-sela EduTech Expo 2020 dengan tema "Transforming The Future of Indonesia Education", di JCC Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Februari 2020.

    Kedua adalah pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM).  Pihaknya mengaku telah menyediakan pelatihan terkait pemanfaatan teknologi pembelajaran untuk guru hingga dosen.

    "Training, sekarang tidak lagi hanya tatap muka. Guru, dosen paling tidak sudah melakukan pembelajaran berbasis blended. Jadi tatap muka digabung dengan menggunakan teknologi," jelas dia.

    Ketiga, Kemendikbud juga  mempersiapkan kurikulum. Kurikulum mata pelajaran informatika bakal muncul kembali untuk tingkat SD, SMP, SMA maupun SMK.

    "Kenapa informatika, karena mencakup juga teknologi, komputer jaringan, aplikasi bahkan ada dampak sosial IT terhadap masyarakat," ucap Gogot.

    Yang dimaksud dengan dampak sosial yang dikatakan Gogot adalah bagaimana pengelolaan hoaks atau berita bohong. Sebagai yang terdidik, dia menyebut harus ada reaksi untuk mengantisipasi dampak negatif dari teknologi.

    Terakhir, Adalah penyediaan aplikasi. "Kami sudah menydiakan untuk macam-macam, PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), semua sudah difasilitasi dengan berbasis online," pungkasnya.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id