P2G Minta Anies Tinjau Ulang Asesmen Persiapan PTM Terbatas di Jakarta

    Ilham Pratama Putra - 20 September 2021 12:28 WIB
    P2G Minta Anies Tinjau Ulang Asesmen Persiapan PTM Terbatas di Jakarta
    PTM Terbatas di Jakarta. Foto: Medcom.id/Aria



    Jakarta: Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau ulang asesmen persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Sebab, akan ada 1.500 sekolah di Jakarta yang berencana pembukaan sekolah pada 27 September 2021.

    Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim mengatakan peninjauan itu perlu dilaksanakan lantaran model asesmen yang ada saat ini tidak relevan. Menurut dia, asesmen PTM terbatas tidak sekadar mengisi modul kesiapan melalui aplikasi.

     



    "P2G mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pak Anies Baswedan menghentikan model asesmen PTM yang merugikan guru, anak, dan orang tua macam ini. Akan ada 1.500 sekolah di DKI Jakarta dibuka dengan metode asesmen yang tak relevan seperti ini," ujar Satriwan dalam keterangannya, Senin 20 September 2021.

    Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perlu melakukan penilaian langsung ke sekolah. Hal ini agar asesmen persiapan PTM terbatas lebih faktual dan objektif.

    "Bagaimana kesiapan infrastruktur sarana prasarana sekolah, pemenuhan Daftar Periksa, kurikulum, SOP sekolah, data warga sekolah yang komorbid, dan kesiapan orang tua plus siswa," tutur dia.

    Baca: Bantul Bakal Uji Coba PTM Terbatas 20 September

    Dinas Pendidikan DKI Jakarta mewajibkan para guru, siswa dan orang tua untuk mengisi modul yang menjadi syarat agar sekolah tersebut bisa melakukan PTM terbatas. Kepala Bidang Advokasi Guru, P2G Iman Zanatul Haeri menyebut pengisian modul-modul tersebut tidak berkorelasi dengan kebutuhan persiapan PTM terbatas di Jakarta.

    Ia menyebut, dari semua kolom modul-modul yang diisi, banyak pertanyaan yang tidak relevan dengan persiapan PTM Terbatas. Ia juga mempertanyakan dasar pemilihan salah satu platform perusahaan swasta untuk terlibat dalam persiapan PTM di Jakarta. 

    "Padahal yang kami butuhkan adalah persiapan teknis dan pelatihan pembukaan sekolah atau PTM Terbatas, bukan malah mengisi modul seabrek," ujar Iman.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id