Mengkonfirmasi Kabar 167 Mahasiswa Unand Dikeluarkan, Dikti Langsung Telepon Rektor

    Citra Larasati - 17 Juli 2021 14:08 WIB
    Mengkonfirmasi Kabar 167 Mahasiswa Unand Dikeluarkan, Dikti Langsung Telepon Rektor
    Sesditjen Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardani. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama.



    Jakarta:  Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendkbudristek), Paristiyanti Nurwardan telah berkoordinasi dan mengkonfirmasi langsung kepada Rektor Universitas Andalas (Unand) Yuliandri, terkait kabar dikeluarkannya 167 mahasiswa dari kampus tersebut secara serentak.

    "Saya sudah koordinasi dan komunikasi dengan Pak Rektor Unand, Prof. Yuliandri. Prinsipnya tidak ada kebijakan Unand terkait mengeluarkan mahasiswa," kata Paris kepada Medcom.id, Sabtu, 17 Juli 2021.

     



    Paris mengatakan, Rektor Unand sangat kooperatif dalam mengimplementasikan Permendikbud nomor 25 tahun 2020 dan melaksanakan kebijakan dan Surat Edaran Dirjen Dikti terkait pemotongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa yang orang tuanya terdampak covid-19, serta mahasiswa semester akhir.

    "Tidak ada kebijakan mahasiswa dikeluarkan dari Unand, apalagi alasan keuangan dan teknis," ujar Paris menirukan pernyataan Rektor Unand kepada dirinya.

    Baca juga:  Komisi X: Darurat Pandemi, Uji Kompetensi Dokter Baiknya Ditiadakan

    Sebagian mahasiswa yang diisukan dikeluarkan adalah mahasiswa semester awal yang masuk pada dua prodi.  Sehingga akhirnya memilih satu prodi yang diminati. "Jadi bukan dikeluarkan, tapi yang bersangkutan memilih prodi yang dimintai dan mengundurkan diri dari prodi lainnya," terangnya menirukan penjelasan Rektor Unand.

    Selain itu, terdapat beberapa mahasiswa yang sudah melebihi semester 15 dan melebihi batas waktu pembelajaran. Sehingga jika mau melanjutkan diharapkan segera melapor ke Unand secara resmi untuk dicarikan solusi.

    "Pak Rektor siap memfasilitasi semua mahasiswa yang kesulitan," terang Paris.

    Paris mengimbau agar semua pihak menjaga keharmonisan belajar di masa pandemi dan bahu membahu bergotong royong memicu pembelajaran kolaboratif.  Hingga berita ini diturunkan, pihak Unand belum merespons sejumlah pertanyaan yang diajukan Medcom.id untuk mengklarifikasi pemberitaan tersebut.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id