• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 20 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 13.813.894.338

SWSA Distinguished Dissertation Award

Disertasi Dosen UI Diapresiasi Pakar Semantic Web Dunia

10 Agustus 2018 17:15 wib
Dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom
Dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI), Fariz Darari, dokumentasi Humas UI.

Jakarta:  Dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI), Fariz Darari, Ph.D menjadi peneliti Indonesia pertama peraih SWSA (Semantic Web Science AssociationDistinguished Dissertation Award.  Sebuah apresiasi tertinggi tingkat internasional untuk disertasi di bidang Semantic Web.

Fariz mengatakan, SWSA merupakan penyelenggara ISWC (International Semantic Web Conference) berbasis di Jerman yang merupakan konferensi level A di bidang Semantic Web.  "Seleksi yang diikuti oleh peneliti dari berbagai universitas di dunia ini, mengedepankan originalitas, signifikansi, dan dampak tertinggi sebagai dasar penilaian," kata Fariz dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018.

Baca: Mahasiswa di Padang Ciptakan Gelang Anti Begal

Seremoni penganugerahan bagi Fariz Darari dilakukan pada 8 Oktober 2018 di Monterey, California, USA.  Disertasinya yang berjudul “Managing and Consuming Completeness Information for RDF Data Sources”, di bawah bimbingan Prof. Werner Nutt (Italia) dan Prof. Sebastian Rudolph (Jerman).

Disertasi ini diakui oleh pakar Semantic Web dunia sebagai penelitian yang berhasil menggabungkan teori, implementasi dan evaluasi dengan sangat solid.  Disertasi ini diproyeksikan dapat menstimulasi banyak temuan pada under-developed aspect di bidang Semantic Web.

Sejumlah peneliti senior yang menguji penelitian disertasi Fariz Darari di antaranya adalah Prof. Pascal Hitzler (USA), Prof. Markus Krötzsch (Jerman), dan Peter F. Patel-Schneider, Ph.D (USA).

Semantic Web merupakan ilmu yang cukup baru dan pertama kali dicetuskan oleh Tim Berners-Lee, James Hendler, dan Ora Lassila pada tahun 2001. "Fokusnya adalah mengeksplisitkan hyperlink yang ada pada web dan menggunakan paradigma baru, di mana kita dapat melihat informasi bukan sebagai teks atau strings tetapi lebih kepada obyek atau things," jelasnya.

Fariz menuturkan, penghargaan ini menjadi kebanggaan tersendiri. "Karena hasil penelitian saya dapat diseleksi oleh para pakar Semantic Web ternama dunia," kata Fariz.

Menurutnya, secara keseluruhan, naskah penelitian yang diajukan memiliki kualitas luar biasa.  "Khususnya dari segi topik yang dibahas memiliki potensi pengembangan teknologi Semantic Web di masa depan dan memberikan kontribusi substansial dan signifikan," jelas Dia.

Pencapaian Fariz menunjukkan bahwa prestasi anak bangsa tidak kalah cemerlang dan mampu bersaing pada level global. Apresiasi yang diberikan oleh pakar semantik web dunia diharapkan dapat menjadi pemantik semangat anak-anak Indonesia dalam menghasilkan karya-karya, khususnya di bidang Ilmu Komputer dan Sistem Informasi serta memberikan kontribusi berharga bagi masyarakat dunia.


(CEU)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.