Uji Coba PTM di Magelang, Masih Ada Sekolah Belum Patuhi Prokes

    Antara - 05 April 2021 19:08 WIB
    Uji Coba PTM di Magelang, Masih Ada Sekolah Belum Patuhi Prokes
    Siswa di tes suhu tubuhnya sebelum masuk mengikuti PTM terbatas di sekolah. Foto: Antara



    Magelang:  Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz menilai pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah di daerah itu secara umum berjalan dengan baik.

    "Secara umum pelaksanaannya sudah baik, meskipun ada beberapa sekolah yang harus memperbaiki, di antaranya kurang memenuhi SOP, serta link antara siswa dengan guru ada yang belum dipenuhi. Hari ini kita selesaikan," katanya di Magelang, Senin, 5 April 2021.






    Ia menyampaikan, hal tersebut setelah meninjau uji coba PTM di sejumlah sekolah di Kota Magelang. Pemantauan pelaksanaan uji coba PTM dilakukan di SDN Magelang 6, SD Magelang 7, SDIT Ikhsanul Fikri, SMPN 1, SMPN 5, SMPN 7, SMAN 3, dan SMA Bhakti Tunas Harapan.

    Sebanyak 31 sekolah, baik tingkat SD maupun SMP di Kota Magelang mulai melakukan uji coba PTM.  Aziz berharap, semua sekolah mematuhi SOP protokol kesehatan agar semua terjaga kesehatannya dan pendidikan juga terus berjalan.

    Baca juga:  Sidak Uji Coba PTM, Ganjar Pranowo Soroti Guru yang Tak Jaga Jarak

    Pemantauan uji coba PTM juga diikuti oleh Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur, Sekretaris Daerah Joko Budiyono, dan pejabat terkait lainnya.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang, Agus Sujito mengatakan, uji coba PTM yang rencananya dilaksanakan sampai 16 April 2021 diikuti siswa kelas 6 untuk SD dan kelas 9 untuk SMP.

    "Fokus untuk SD kelas 6 dan SMP kelas 9, karena berkaitan dengan kelulusan siswa," katanya.

    Ia menyebutkan dari 31 sekolah yang melaksanakan PTM, satu di antaranya ditunjuk Dinas Pendidikan Propinsi Jawa tengah yakni SMP Negeri 1 Kota Magelang. Selama masa uji coba PTM, jam pelajaran dibatasi hanya dua jam setiap sesi (sif). Selain itu, dalam satu rombongan belajar juga dibatasi maksimal 15 orang.

    "Waktunya untuk SMP dibagi dua sif, satu pelajaran 45 menit. Untuk siswa SD hanya 30 menit per pelajaran. Ini disesuaikan dengan situasi sekarang tidak boleh berlama-lama," katanya. 

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id