Universitas Indonesia Gelar Kegiatan Awal Mahasiswa Baru

    Citra Larasati - 27 Juli 2021 20:54 WIB
    Universitas Indonesia Gelar Kegiatan Awal Mahasiswa Baru
    Kampus UI. Foto/Dok. UI.



    Depok: Universitas Indonesia (UI) melaksanakan Program Kegiatan Awal Mahasiswa Baru (Kamaba) UI tahun akademik 2021/2022, yang dimulai sejak Senin 26 Juli hingga 27 Agustus 2021. Kegiatan ini merupakan rangkaian aktivitas penyambutan dan pembekalan mahasiswa baru UI, guna memperkenalkan tradisi dan budaya akademik yang ada di kampus beserta sistem, metode, dan pendekatan yang digunakan.

    Selain itu, akan ada sesi master class, dengan pembicara Prof. Gerard A. Mourou, Nobel Laurete (Pemenang Nobel, di bidang Fisika), yang menyampaikan pemaparannya secara virtual.  Penyelenggaraan pengenalan kampus tahun ini bertema “Satu Karena Beda”, dengan menerapkan siklus triangle sebagai metode dalam proses pembelajaran Kamaba, yaitu ”Menjangkau, Merajut, dan Merawat”.

     



    Dalam sambutannya, Rektor UI, Ari Kuncoro mengatakan, bahwa tema ini dipilih karena UI adalah sebuah miniatur Indonesia, terdiri dari berbagai macam ras, budaya, bahasa, dan agama.  Melalui tema ini, diharapkan mahasiswa baru dapat membangun kesadaran persatuan dalam bingkai perbedaan sebagaimana tercermin dalam nilai-nilai Pancasila.

    "Sehingga tumbuh kesadaran di kalangan mahasiswa baru UI untuk menjangkau perbedaan, merajut keberagaman, sehingga pada ujungnya mampu merawat berbagai perbedaan yang ada di negeri kita tercinta ini,” ujar Ari, Selasa, 27 Juli 2021.

    Hal senada dikatakan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Abdul Haris pada saat menyampaikan Laporan Kegiatan Kamaba, bahwa mahasiswa baru merupakan putra-putri terbaik bangsa dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote.

    Baca juga:  DGB UI: Belum Selesai Penyusunan RPP, Tiba-tiba Salinan PP 75/2021 Muncul

    Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim menekankan tentang penerapan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang diterapkan pemerintah bagi seluruh kampus di Indonesia sejak awal 2020.

    “Dengan adanya kurikulum ini, pemerintah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar kelas selama dua semester melalui kegiatan magang, pengabdian masyarakat, ataupun belanja mata kuliah di universitas lain di luar kampusnya,” ujar Nadiem.

    Ia berharap, dengan adanya penerapan MBKM ini maka para mahasiswa dapat membekali dirinya dengan kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan dunia kerja sejak dini, salah satunya adalah nilai toleransi.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id