Entrepreneur Labs Day Challengest 2021

    Teten Masduki dan Tiga Pengusaha Muda Ada di SMA Labschool, Ada Apa?

    Citra Larasati - 25 September 2021 18:41 WIB
    Teten Masduki dan Tiga Pengusaha Muda Ada di SMA Labschool, Ada Apa?
    Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. Foto: Dok Kemenkop UKM



    Jakarta:  SMA Labschool Jakarta kembali menggelar Entrepreneur Labs Day Challengest (ELDEST) 2021.  Rangkaian agenda tahunan ini dimulai dengan Open Webinar yang mengusung tema “Utilizing Online Platforms To Create Business Opportunities In An Era Of Uncertainties”.

    Kegiatan ini diadakan secara daring melalui Zoom pada Jumat, 24 September 2021. Acara ini dihadiri Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dan Deputi Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM, Siti Azizah, serta sejumlah pengusaha muda sebagai narasumber, seperti Rifadi Ilham founder of Tjikini Lima, Kayla Shabia founder of Chugiwear, dan Bernhard Suryaningrat founder of Nevertoolavish. 

     



    Kepala SMA Labschool Jakarta, Suparno mengatakan, webinar ELDEST ini penting untuk memberikan wawasan kewirausahaan dan praktik langsung ke siswa di sekolah.  Kegiatan ini juga sebagai bentuk penyiapan generasi muda dalam menghadapi masa depan.

    "Di mana ke depan tantangan semakin besar dan perubahan begitu cepat terjadi," kata Suparno dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 25 September 2021.

    ELDEST yang telah memasuki tahun ke-9 penyelenggaraannya ini merupakan ajang kewirausahaan sekolah terbesar di kalangan siswa Labschool. Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas XII SMA Labschool Jakarta.

    Baca juga:  Nadiem Tidak Ingin Ada Satu pun Mahasiswa Tertinggal

    Kegiatan diawali dengan proses perencanaan usaha, pembekalan, pemasaran, hingga berpuncak pada market day.  “Kegiatan ELDEST ini sejalan dengan program kerja pemerintah dalam mendorong rasio kewirausahaan Indonesia dari 3,7 menjadi 3,95 persen," kata Suparno.

    Menurutnya, Indonesia termasuk negara dengan rasio paling rendah di dunia karena masih kurang dari 4 persen dan belum dapat disebut negara maju karenanya. "Bahkan di era pandemi ini, survei terbaru per September 2021 45,2 persen UMKM Indonesia beroperasi penuh, 30,9 persen membuka usaha sebagian, sedangkan 20 persen sisanya menutup usaha," sebut Teten.

    Teten juga menyebutkan, bahwa generasi muda merupakan fondasi utama dalam pemulihan ekonomi nasional.  Terlebih lagi Indonesia memiliki potensi besar, yaitu sebesar 64,9 persen dari 277 juta penduduk didominasi generasi milenial, generasi Y, dan generasi Z.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id