Sekolah Punya Otonomi Memilih Kegiatan Belajar yang Aman

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 25 Februari 2020 07:07 WIB
    Sekolah Punya Otonomi Memilih Kegiatan Belajar yang Aman
    Ilustrasi. Foto: MI/Gino Hadi
    Jakarta: Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Satriwan Salim menegaskan, sekolah memiliki otonomi untuk mendesain kegiatan ekstrakurikuler, tak terkecuali kegiatan Pramuka.  Meskipun Pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib seperti tertuang dalam Permendikbud Nomor 63 tahun 2014 tentang Kepramukaan.

    Untuk itu, menurut Satriwan, sekolah harusnya menyusun kegiatan yang menggembirakan dan aman bagi siswa.  Tidak perlu memaksakan pada kegiatan yang berisiko tinggi.

    “Sekolah, guru, punya otonomi penuh yang kegiatannya gembira, aman, nyaman tanpa harus ke sungai-sungai, itu sekolah yang memutuskan,” kata Satriwan kepada Medcom.id, Jakarta, Senin, 24 Februari 2020.

    Satriwan menyampaikan, insiden yang dialami oleh siswa SMPN 1 Turi harus menjadi pelajaran agar sekolah lebih baik lagi dalam mengelola sebuah kegiatan.  Terutama kegiatan di luar sekolah.

    Baca juga:  FSGI: Kegiatan di Luar Sekolah Harus Diketahui Kepsek

    Berkaca dari insiden tersebut, kepala sekolah juga harus ikut mengontrol kegiatan yang dilakukan, begitu juga dengan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Tidak hanya sekadar menerima laporan.

    “Kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, jangan hanya terima laporan aja, wakepsek juga, pendidikan efektif tidak hanya berucap, tapi turun langsung, ada kegiatan berisiko tinggi, kepala sekolah harus ikut serta bahkan bisa memberhentikan kegiatan sekolah jika memang membahayakan,” tegasnya.

    Guru pun diharapkan profesional dalam mengelola kegiatan. Sehingga bisa terwujud aktivitas belajar di luar kelas yang aman dan menggembirakan. “Guru-guru mestinya profesional, karena sudah mengakar, jadi harus tahu pola kegiatan,” jelasnya.

    Sebelumnya, sebanyak 10 dari 257 siswa SMPN 1 Turi Sleman meninggal dunia terbawa arus sungai ketika melakukan kegiatan Pramuka, yaitu susur sungai di kali Sempor. Pihak kepolisian telah menetapkan IYA, pembina Pramuka sekaligus guru SMPN 1 Turi sebagai tersangka.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id