Protokol Pelaksanaan UTBK di Tengah Pandemi Covid-19

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 02 Juni 2020 11:38 WIB
    Protokol Pelaksanaan UTBK di Tengah Pandemi Covid-19
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 resmi dibuka hari ini, 2 Juni 2020. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sebagai pelaksana UTBK dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) telah menyiapkan protokol pelaksanaan dalam kondisi pandemi covid-19 atau virus korona.

    Dalam protokol tersebut, LTMPT membagi menjadi tiga bagian, yakni sebelum pelaksanaan, pada saat pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan UTBK. Protokol teknis tetap berlaku, untuk para peserta selama proses ujian seperti wajib menggunakan masker.

    Sebelum pelaksanaan ujian, peserta masuk ke ruang ujian wajib mengikuti protokol kesehatan. Peserta harus dipastikan dalam kondisi sehat dan melalui prosedur pemeriksaan covid-19.

    Apabila tidak memenuhi protokol kesehatan tersebut peserta dilarang mengikuti ujian.  Ketua Pelaksana Eksekutif Budi Prasetyo menyampaikan, keputusan tersebut merupakan kesepakatan bersama panitia, dan harus tegas dilaksanakan.

    “Kami panitia UTBK ini ada protokol yang kami lakukan termasuk pemeriksaan suhu, dan sebagainnya. Dan kalau itu tidak lolos skrining kesehatan dan itu sudah ada disclaimernya. Tidak akan diizinkan,” tegas Budi dalam sosialisasi Pendaftaran UTBK-SBMPTN 2020 di kanal Youtube LTMPT, Minggu, 31 Mei 2020.

    Baca juga:  Pendaftaran UTBK-SBMPTN Dibuka, Simak Delapan Hal Penting Ini

    Peserta yang merasa mengalami gangguan kesehatan saat pelaksanaan ujian harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang ada. Kemudian setelah ujian selesai, peserta masih diwajibkan menggunakan masker. Dan peserta meninggalkan ruang ujian dengan protokol kesehatan.

    Hari ini pendaftaran UTBK yang digabung dengan SBMPTN dibuka. Pendaftaran dapat dilakukan di laman LTMPT dan akan ditutup pada 20 Juni 2020. 

    Tercatat ada 74 pusat pelaksanaan UTBK yang bisa dipilih untuk tempat ujian. Pendaftar disarankan untuk memilih tempat ujian yang dengan tempat tinggal saat ini atau domisili.

    “Karena kondisinya masih seperti ini, minta tolong itu bisa mengikuti tes di kota masing-masing,” ujar Budi.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id