Wakil Rektor Ajak Alumni Tingkatkan Posisi UNS

    Citra Larasati - 28 Juni 2020 16:54 WIB
    Wakil Rektor Ajak Alumni Tingkatkan Posisi UNS
    Wakil Rektor Bidang IV, Perencanaan dan Kerja sama Universitas Sebelas Maret (UNS), Sajidan
    Jakarta:  Wakil Rektor Bidang IV, Perencanaan dan Kerja sama Universitas Sebelas Maret (UNS), Sajidan mengajak Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS untuk membantu almamaternya meningkatkan posisi di tingkat nasional maupun internasional. Hal tersebut disampaikan pada agenda rutin Wedangan Alumni yang rutin diadakan oleh IKA UNS.

    Sajidan memberikan gambaran posisi UNS di tingkat nasional dan internasional saat ini.
    Menurut Webometrics, UNS berada di urutan ke-5 di Indonesia dan 1.334 di dunia. 

    Kemudian pemeringkataan berdasarkan UI Green Metric, UNS menduduki peringkat ketujuh nasional dan 96 di tingkat internasional. Meskipun mengalami penurunan urutan menurut 4ICU, saat ini UNS telah berhasil masuk menjadi bagian klaster 1 menurut Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

    Sedangkan pada QS World University Ranking, UNS menempati posisi 451-500 untuk Asia dan di atas 1.000 untuk tingkat dunia.  Saat ini UNS terus berusaha untuk meningkatan peringkat baik di tingkat nasional maupun internasional.

    Terutama pada peringkat UNS yang telah masuk posisi 10 besar nasional. Pemeringkatan Webometrics misalnya, salah satu yang menjadi penilaian dalam pemeringkatan ini adalah jumlah sitasi, backlink, paper dan sebagainya.

    “Jadi teman-teman alumni yang sekarang bekerja di media massa, di media baik di dalam maupun luar negeri ketika memberikan berita mohon mengutip sumbernya dari uns.ac.id,” tutur Sajidan.

    Baca juga:  Mahfud MD: Jadilah Sarjana yang Sujana

    Kemudian terkait dengan sitasi, diharapkan alumni juga bisa turut menyebarluaskan karya yang telah dibuat oleh mahasiswa maupun dosen UNS sebagai referensi masyarakat. Terkait dengan penulisan paper, alumni bisa melakukan kolaborasi dengan universitas atau lembaga di luar UNS untuk melakukan riset dan publikasi paper dengan mencantumkan Universitas Sebelas Maret.

    Sajidan juga turut mengajak alumni untuk berkontribusi secara langsung dengan cara bergabung menjadi tenaga pendidik di UNS. Hal tersebut tentu memiliki manfaat yang tidak saja pada berdampak pemeringkatan, tetapi juga kualitas mahasiswa.

    Sebab bisa bertemu dan berdialog secara langsung bersama dengan alumni-alumni UNS.  Menyambung penjelasan Sajidan, Irwan Trinugroho sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Layanan Internasional UNS menyampaikan dua poin penting yang bisa dilakukan oleh alumni terkait dengan academic reputation dan employer reputation.

    “Yang digunakan untuk evaluasi pemeringkatan internasional adalah QS, tapi saat ini yang digunakan Kemendikbud untuk pe-ranking-an internasional adalah QS,” ujar Irwan.

    Ia menjelaskan, academic reputation memiliki persentase 30 persen dan employer reputation sebesar 20 persen. Kedua indikator penilaian tersebut terdapat dalam penilaian QS Asia University Ranking.

    Dalam indikator reputasi akademik, Irwan mengatakan, penilaian dilakukan terhadap dosen dan peneliti di seluruh dunia untuk dimintai jawaban seputar perguruan tinggi terbaik di lingkup domestik dan internasional.  Sedangkan untuk employer reputation, survei dilakukan terhadap penyedia lapangan pekerjaan.

    "Nantinya indikator penilaian akan didasarkan pada jawaban mengenai perguruan tinggi yang lulusannya dianggap mumpuni secara kompetensi," tutupnya.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id