SNMPTN/SBMPTN 2021

    LTMPT Bocorkan Cara Sederhana Mengukur Peluang Lolos SNMPTN

    Ilham Pratama Putra - 22 Februari 2021 10:56 WIB
    LTMPT Bocorkan Cara Sederhana Mengukur Peluang Lolos SNMPTN
    Ilustrasi. Foto: ANT/Indrianto Eko Suwarso
    Jakarta:   Masa pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 masih dibuka hingga Rabu, 24 Februari 2021.  Namun hingga kini masih ada peserta seleksi yang kesulitan mengukur peluang lolos saat memilih program studi dan Perguruan Tinggi Negeri tujuan.

    Untuk diketahui, setiap peserta SNMPTN dapat memilih maksimal dua program studi di PTN, di mana satu prodi pilihan harus berada di PTN yang sama dengan provinsi SMA/SMK/MA asal.  Sayangnya, banyak peserta seleksi yang merasa sulit untuk mengukur potensi peluang lolos di prodi dan PTN tertentu.

    Ketua Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi Prasetyo, menyebut ada cara sederhana untuk mengukur potensi kelulusan peserta dalam SNMPTN. Pertama peserta harus melihat historis sekolah.

    "Kualitas sekolah itu seperti apa. Kalau kaitannya dengan akreditasi kalau akreditasi bagus kan kuotanya lebih banyak," jelas Budi kepada Medcom.id, Senin, 22 Februari 2021.

    Baca juga:  Unsoed: Sangat Tidak Disarankan Lintas Prodi di SNMPTN

    Kualitas sekolah juga dipengaruhi oleh historis para alumni maupun mahasiswa yang berasal dari sekolah peserta seleksi. Perguruan tinggi, kata dia, memiliki indeks mahasiswa berdasarkan data sekolah asal.

    "Siswa yang sudah diterima di PTN itu dilihat prestasi akademiknya seperti apa, termasuk dari situ oleh masing-masing PTN menjadi indeks sekolah untuk melihat sekolah itu ada yang bagus ada yang kurang bagus," lanjut dia.

    Kemudian, para peserta juga harus mawas diri terkait prestasinya sendiri di sekolah. Prestasi semasa sekolah akan menggambarkan kualitas dan kemampuan peserta.

    "Jadi tahu diri, jadi kan pakai nilai rapor, kalau ada prestasi bisa ada pertimbangan penambahan. Makanya kita fasilitasi untuk unggah sertifikat prestasi, nanti dari Perguruan tinggi akan mempunyai indeksnya. Jadi nanti nilai akhirnya dinilai indeks sekolah, prestasi akademi siswa dan ditambah prestasi lainnya bagi yang punya," tutup Budi.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id