Puskesmas Diminta Aktif Mengawasi PTM Terbatas di Sekolah

    Arga sumantri - 09 April 2021 15:02 WIB
    Puskesmas Diminta Aktif Mengawasi PTM Terbatas di Sekolah
    Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SDN 25 Penajam, Penajam Paser Utara, Kaltim. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri



    Jakarta: Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kartini Rustandi, akan memastikan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) aktif melakukan pengawasan kepada sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Puskesman juga bakal diminta melakukan pembinaan.

    "Bagaimana Puskesmas secara aktif melakukan pengecekan dengan berkoordinasi dengan tempat pendidikan," ujar Kartini dalam keteranganya, Jumat, 9 April 2021.






    Kartini mengatakan, Puskesmas harus aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah selama PTM teratas. Bila ditemukan kasus covid-19 di sekolah, Puskesmas bisa jadi pihak yang wajib mengetahui dan melakukan tindakan. 

    "Dan memberikan rekomendasi pemberhentian PTM sampai kita yakin kasus ini tidak bisa menularkan kepada yang lain," ungkapnya.

    Baca: PTM Terbatas, Peran Orang Tua Peserta Didik Tetap Dibutuhkan

    Sementara itu, Kemenkes juga akan mengupayakan mempercepat vaksinasi guru dan tenaga kependidikan di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk, vaksinasi terhadap kelompok-kelompok yang memang menjadi prioritas.

    "Kita akan mengupayakan dan sudah merencanakan untuk memberikan informasi ke seluruh provinsi, kabupaten dan kota agar guru dan tenaga kependidikan ini menjadi prioritas untuk diberikan vaksin," ungkapnya. 

    Kemenkes, kata Kartini, akan mengupayakan sebelum tahun ajaran baru 2020/2021, guru dan tenaga kependidikan di semua wilayah Indonesia sudah diberikan vaksin covid-19. "Secara prinsip kita mengupayakan sebelum tahun ajaran dimulai, hampir semuanya sudah mendapatkan vaksinasi," tutur Kartini.

    Pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. Melalui SKB tersebut, sekolah wajib melayani PTM terbatas apabila guru dan tenaga kependidikannya sudah menjalani vaksinasi covid-19. Namun demikian, orang tua tetap berhak memutuskan mengirim anaknya ke sekolah atau tidak.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id