Kalbis Institute Gelar Festival Budaya Secara Daring

    Citra Larasati - 10 Juni 2021 17:50 WIB
    Kalbis Institute Gelar Festival Budaya Secara Daring
    Mahasiswa menampilkan tari tradisional di Festival Budaya Kalbis Institute. Foto: Dok. Kalbis



    Jakarta:  Kalbis Institute sukses menggelar Festival Budaya pada Rabu, 9 Juni 2021.  Festival ini mengambil tema ‘Satu Nusa Satu Bangsa’ yang mengusung semangat toleransi sebagai kunci penting dalam sebuah kesatuan yang penuh keragaman.

    Festival yang digelar secara daring tersebut merupakan rangkaian akhir dari mata kuliah Komunikasi Antar Budaya, salah satu mata kuliah di Program Studi Ilmu Komunikasi Kalbis Institute.

     



    “Jadi event ini digelar sebagai penilaian akhir (Ujian Akhir Semester) untuk mata kuliah Komunikasi Antar Budaya. Melalui event ini mahasiswa belajar beragam budaya dan belajar menghargai perbedaan. Sehingga mereka memiliki rasa toleransi yang tinggi,” ujar Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Kalbis Institute, Altobeli Lobodally, dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 Juni 2021.

    Festival Budaya yang bertajuk Kalbis Institute Culture Festival ini, merupakan agenda budaya perdana dari mata kuliah Komunikasi Antar Budaya. Agenda ini rencananya akan digelar setiap tahunnya sebagai proyek akhir mata kuliah Komunikasi Antar Budaya.

    Pada gelaran perdananya, Kalbis Institute Culture Festival mengambil tema ‘Satu Nusa Satu Bangsa’. “Kami ingin menunjukkan keragaman Budaya kita. Budaya Indonesia. Sehingga mahasiswa bangga dengan budayanya sendiri dan menjadikannya sebagai identitasnya dimanapun mereka berada”, ujar pengampu mata kuliah Komunikasi Antara Budaya Kalbis Institute Heppy N Y Haloho.

    Kalbis Institute Culture Festival dimulai dengan tampilan pulau-pulau di Indonesia. Pada bagian setiap pulau kemudian tampak sejumlah mahasiswa yang menunjukkan kain dan pakaian khas daerah yang mewakili setiap pulau tersebut.

    Pulau terakhir yang muncul adalah Pulau Bali. Kemunculan Pulau Dewata tersebut menjadi penanda munculnya tari Arsa Wijaya dari Bali yang ditarikan salah seorang Dosen Ilmu Komunikasi Kalbis Institute, Agustrijanto. Gelaran Budaya tersebut kemudian juga diisi dengan penampilan dari sejumlah mahasiswa Kalbis Institute yang menyanyikan lagu-lagu daerah seperti Sajojo, Rasa Sayang Sayange dan Ayo Mama.

    Pada saat lagu tersebut dinyanyikan juga muncul visualisasi dari sejumlah mahasiswa yang menarikan lagu tersebut. Gelaran Budaya tersebut juga dimeriahkan tarian tradisional dari Unit Kegiatan Mahasiswa yang menarikan Genjring Party dari Jawa Barat.

    Baca juga: Dosen UGM Ini Pernah Gagal UN Tapi Lulus dari Oxford dan Harvard

    Di samping pentas seni, acara ini juga menampilkan talk show dari dua orang pegiat Budaya. Yakni Ade Turistiati, penulis buku-buku budaya dan Agil yang merupakan traveler.

    Keduanya sepakat bahwa toleransi akan memudahkan seseorang untuk tetap dengan identitas dirinya, namun dapat menerima kebudayaan lain di manapun dirinya berada. Untuk itu generasi muda diajak membudayakan toleransi melalui  3M yakni, mulai dari diri sendiri, mulai dari hal-hal kecil dan mulai dari sekarang.

    Festival Budaya yang digelar Kalbis Institute ini juga menggandeng AMIKOM Purwokerto dan juga University Kelantan Malaysia. AMIKOM Purwokerto sendiri juga menyuguhkan lagu Ilir-Ilir yang berasal dari jawa Tengah.

    “Wah, lega banget akhirnya selesai juga. Padahal tantangannya cukup berat ya membuat event ketika pandemi seperti ini. Tapi kami jadi belajar banyak hal. Tidak hanya mengimplementasikan materi-materi di kelas saja, namun kami belajar koordinasi. Padahal waktu persiapannya hanya sekitar dua bulan,” ujar Muhammad Farhan dan Kefas, Koordinator Kalbis Institute Culture Festival. 


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id