Unsri Tawarkan Karyawan Perusahaan Ambil Program Doktor

    Antara - 20 September 2021 20:28 WIB
    Unsri Tawarkan Karyawan Perusahaan Ambil Program Doktor
    Ilustrasi. Medcom.id



    Palembang: Universitas Sriwijaya (Unsri) di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), menawarkan kepada karyawan, baik BUMN, BUMD dan perusahaan swasta untuk mengambil program doktor. Sebab, aturan saat ini telah memberikan banyak kemudahan terkait masa studi.

    Rektor Universitas Sriwijaya Anis Saggaff mengatakan, program doktor ini dapat diikuti karyawan yang sudah menyelesaikan pendidikan strata 2.

     



    "Mengapa saya katakan mudah, karena cukup melakukan penelitian di lingkungan kerjanya saja. Apa persoalan yang bisa diangkat, lalu bisa didampingi oleh profesor untuk mendapatkan gelar doktor," kata Anis di Palembang, Senin, 20 September 2021.

    Melalui kebijakan baru ini, kata dia, perguruan tinggi bermaksud memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Harapannya, peningkatan kemampuan ini akan mendongkrak performa perusahaan terutama dalam menghadapi tantangan terkini.

    "Bahkan jika berminat, Unsri bersedia menyediakan kelas khusus jika pesertanya banyak dari satu perusahaan," kata dia.

    Baca: Kemendikbudristek Jajaki Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi di Tiongkok

    Masa belajar pun terbilang singkat, yakni hanya 2,5 tahun karena mahasiswa dipandang sudah mengerti persoalan di tempat bekerjanya. Sehingga, yang dibutuhkan hanya menganalisis dan mengkaji untuk mendapatkan metode yang baru.

    Ia menjelaskan pemerintah menerapkan sistem yang baru ini lantaran berkeinginan riset yang dihasilkan kampus lebih aplikatif. "Seperti kata Presiden Jokowi, jangan riset itu hanya sebagai dokumentasi saja. Harus ada implementasinya," kata Anis.

    Contoh nyata yang telah dilakukan Unsri, yakni dalam melahirkan sejumlah doktor ketika dilakukan pembangunan embung di lingkungan kampus Universitas Sriwijaya di Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir, bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai.

    Masa studi para mahasiswa ini justru hanya 1,5 tahun, karena pesertanya adalah pembangun dari embung itu sendiri. "Jadi ketika profesor mengajari maka langsung nyambung. Malah mahasiswanya sudah jadi doktor duluan, embungnya masih dalam pengerjaan," kata dia.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id