Kematian Anak Akibat Covid-19 Tertinggi di Dunia, FSGI: PTM Wajib Ditunda

    Citra Larasati - 22 Juni 2021 17:41 WIB
    Kematian Anak Akibat Covid-19 Tertinggi di Dunia, FSGI: PTM Wajib Ditunda
    Suasana uji coba PTM Terbatas di Kudus. Foto: ANT/Akhmad Nazaruddin Lathif



    Jakarta:  Melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia pascalibur Lebaran diduga akibat masuknya varian Delta mutasi India ke Indonesia, membuat kasus penularan terjadi begitu cepat.  Federasi Serikat Guru Indonesia mendesak agar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas untuk ditunda.

    Berdasarkan data Satgas Covid-19 Senin, 21 Juni 2021, kasus konfirmasi positif secara nasional bertambah 14.536 kasus.  Total kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 2.004.445 kasus.

     



    Dari angka tersebut, 12,5 persen yang terinfeksi covid 19 adalah usia anak. Adapun angka kematian anak akibat covid-19 di Indonesia sudah tertinggi di dunia, yaitu 3-5 persen,  yakni 8 kasus yang positif covid di Indonesia, satu adalah usia anak. 

    Melonjaknya kasus seharusnya menjadi peringatan bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk segera menghentikan ujicoba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah daerah yang positivity ratenya di atas 5 persen.  Penyetopan harus segera dilakukan agar jumlah anak yang berpotensi terinfeksi covid-19 dapat ditekan, termasuk pendidik (guru) wajib juga dilindungi dari penularan covid-19. 

    “Jika kasus terus melonjak dan sulit dikendalikan, maka pemerintah daerah wajib menunda pembukaan sekolah pada tahun ajaran baru 2021/2022 yang dimulai pada 12 Juli 2021. Mengingat kasus sangat tinggi dan positivity rate di sejumlah daerah diatas 5 persen, bahkan ada yang mencapai 17 persen. Kondisi ini sangat tidak aman untuk buka sekolah tatap muka”, tegas Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Heru Purnomo, Selasa, 22 Juni 2021. 

    Baca juga:  Madrasah di Zona Merah Covid-19 Dilarang Gelar Tatap Muka

    Wakil Sekjen FSGI, Mansur menambahkan, untuk wilayah dengan positivity rate di bawah 5 persen, Pemerintah Daerah memungkinkan untuk membuka sekolah apabila mereka memiliki mekanisme kontrol yang langsung ke sekolah.  Mansur mengatakan, data faktual tentang kesiapan sekolah juga harus tersedia dengan benar.

    Data lokasi/zona sekolah dan kondisi Geografis lingkungan sekolah diperoleh, barulah pemerintah dapat memberikan ijin sekolah utk tatap muka terbatas (bisa uji coba 25 persen, atau 50 persen). "Selama pelaksanaan uji coba itulah dilakukan pemantauan langsung untuk dapat melanjutkan PTM," ujar Mansur.

    Berikut empat rekomendasi FSGI di tengah lonjakan kasus covid-19:

    1.  FSGI mendorong Pemerintah menuntaskan program vaksinasi bagi seluruh guru dan dosen.  Karena sebagai kelompok prioritas vaksin, ternyata banyak pendidik yang  belum mendapatkan kesempatan divaksin.
     

    Halaman Selanjutnya
    Ada yang karena belum ada…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id