Kak Seto: Zaman Milenial Kok Masih Melarang Valentine

    Theofilus Ifan Sucipto - 14 Februari 2019 17:51 WIB
    Kak Seto: Zaman Milenial <i>Kok</i> Masih Melarang Valentine
    Psikolog Anak Seto Mulyadi alias Kak Seto, Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
    Jakarta: Psikolog Anak Seto Mulyadi alias Kak Seto menyebut larangan bagi anak-anak  merayakan hari kasih sayang (valentine) terlalu berlebihan dan ketinggalan zaman.

    "Ini kan hari raya internasional. Zaman milenial kok masih melarang begitu. Ketinggalan kereta namanya," kata Seto pada Medcom.id di Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Jakarta Selatan, Kamis 14 Februari 2019.
    Seto menyebut, pelarangan hanya membuat anak penurut layaknya robot. Hal ini bisa membuat anak kehilangan kreativitasnya.

    "Semua ada unsur positif negatif. Tinggal bagimana anak secara kreatif menyikapinya," ujar Seto.

    Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) itu mengatakan hari Valentine yang jatuh setiap 14 Februari tiap tahunnya bisa menjadi sarana perkembangan anak jika disikapi dengan bijak.

    Baca: Perayaan Valentine Day Terlarang di Pasaman Barat

    "Misalnya mengajak diskusi pandangan anak soal Valentine, manfaatnya apa, kejelekannya apa, dan lain-lain," tutur Seto.

    Seto mengibaratkan, hari kasih sayang seperti gawai yang pasti memiliki dampak positif dan negatif. Namun cara orangtua bersikap menjadi penting bagi pembelajaran anak.

    Dia juga tidak sepakat jika hari kasih sayang dikaitkan dengan politik dan agama. "Ini adalah bagian dari perkembangan zaman," pungkas Seto.

    Diketahui, dinas pendidikan di beberapa kota seperti Bandung dan Bogor mengeluarkan surat edaran yang melarang anak-anak merayakan hari kasih sayang.  Alasannya untuk menolak budaya luar yang bertentangan dengan norma sosial dan agama di Indonesia.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE
    MORE

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id