Kemenkes Akui Ada Disparitas Mutu di Poltekkes

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 13 Februari 2020 20:35 WIB
    Kemenkes Akui Ada Disparitas Mutu di Poltekkes
    ilustrasi. Foto: MI/Palce
    Jakarta:  Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan, Kementerian Kesehatan mengakui, saat ini masih terjadi disparitas atau gap mutu antarPoliteknik Kesehatan (Poltekkes). Tercatat Kemenkes mempunyai 38 Poltekkes yang tersebar dari Aceh sampai Papua.

    Disparitas mutu itu tercermin dari hasil ujian kompetensi yang dilakukan. Terlihat, bahwa Politekkes yang berkualitas tingkat kelulusan dalam uji kompetensi mencapai 100 persen.

    "Namun juga ada lulusan (Uji kompetensi) di bawah 30 persen. Ada disparitas Poltekkes yang kualitas bagus dengan Poltekkes tidak terlalu bagus, terjadi perbedaan," kata Kepala Badan BP SDM Politeknik Kemenkes, Abdul Kadir dalam konferensi pers di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis, 13 Februari 2020.

    Tak sampai di situ, disparitas juga nampak dari penyerapan lulusan Poltekkes. Ada lulusan Poltekkes yang enam bulan sudah terserap, namun juga ada lulusan yang hingga dua tahun baru terserap.

    Kondisi ini, kata Kadir, disebabkan karena kualitas input calon mahasiswa baru yang masih senjang.  Kemudian juga kualitas dan kuantitas dosen yang tidak seragam.

    Belum lagi sokongan fasilitas sarana dan prasarana plus laboratorium yang juga berbeda.  "Proses input misalnya, proses pendidikan ada input, yakni calon mahasiswa, kalau calon mahasiswa kualitas jelek, kemudian kita didik, kita berikan pendidikan pasti output-nya juga tidak terlalu bagus," jelasnya.

    Untuk itu, pihaknya kini sudah menyiapkan sistem seleksi yang terstandar nasional untuk calon mahasiswa Poltekkes. Standarisasi itu dilakukan melalui platform 'Si Ma Ma'. 

    Platform ini akan meningkatkan dan menyeragamkan standar minimal calon mahasiswa, yang selama ini masing-masing Poltekkes masih berbeda-beda.

    "Karena itu kita ambil inisiatif standarisasi sipenmaru (sistem penerimaan mahasiswa baru) dan kita menerapkan standar nasional." ujar Kadir.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id