Disertasi Doktor Pertama FKOR UNS Diuji di Depan Menpora dan 3 Rektor

    Citra Larasati - 22 Juni 2021 19:31 WIB
    Disertasi Doktor Pertama FKOR UNS Diuji di Depan Menpora dan 3 Rektor
    Uji disertasi doktor pertama Ilmu keolahragaan FKOR UNS. Foto: Dok. UNS



    Jakarta:  Momentum langka terjadi dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor Ilmu Keolahragaan Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.  Sulistiyono memaparkan penelitian disertasinya di hadapan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dan tiga rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sekaligus.

    Ketiga rektor tersebut adalah Rektor UNS, Jamal Wiwoho, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sumaryanto, dan Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Nurhasan.  Disertasi Sulistiyono berjudul “Pengembangan Model Latihan Berbasis Games Experience Learning untuk Mengembangkan Keterampilan dan Karakter pada Siswa Sekolah Sepakbola Umur 9-12 Tahun (Studi Pengembangan pada SSB di Kab. Sleman)” di hadapan tokoh-tokoh penting.

     



    Sulistiyono dalam paparannya menerangkan, latar belakang penelitiannya didasarkan pada latihan pesepakbola muda yang justru berorientasi pada kemenangan tim ketika bertanding dalam suatu kompetisi. 

    Selain itu, ia juga mempertimbangkan faktor lain seperti merosotnya prestasi Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia dalam kurun waktu 30 tahun terakhir dan perilaku pemain di Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 yang tidak sportif dan kerap melakukan tekel keras untuk mencederai lawan.

    “Selain itu, kita lihat juga sering terjadi perkelahian antarpemain dalam kompetisi sehingga menjadi tidak enak dilihat, bahkan dalam perspektif pendidikan,” ujar Sulistiyono.

    Sulistiyono dalam penelitiannya juga mengemukakan pendapat dan pandangan pelatih tentang konsep Long Term Athlete Development (LTAD).  Ia menyebut sebagian besar pelatih SSB di Kabupaten Sleman mengetahui tentang konsep pembinaan jangka panjang LTAD, namun secara teknis belum memahami bagaimana aplikasi atau implementasi dari kebijakan/ strategi LTAD pada proses pelatihan harian, bulanan, atau tahunan.

    Baca juga:  Pertama Kalinya, UNS Gelar Ujian Terbuka Promosi Doktor Fakultas Keolahragaan

    “Kondisi Riil SSB di Sleman karakter atau bagaimana berperilaku dalam berlatih, bertanding adalah sesuatu yang penting tetapi dalam implementasinya dalam latihan belum terstruktur. Dan, dokumen perencanaan latihan (kurikulum, rencana, latihan harian) belum menyinggung istilah karakter,” tambahnya.

    Dalam penelitiannya, Sulistiyono juga melakukan uji skala kecil, uji skala besar, dan uji efektivitas untuk mengukur dan menilai pengembangan model latihan berbasis games experienced learning.
     

    Halaman Selanjutnya
    Pada uji skala kecil, hasilnya…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id