Jabatan Rektor Bukan Sekadar 'Batu Loncatan'

    Ilham Pratama Putra - 21 Juli 2021 14:51 WIB
    Jabatan Rektor Bukan Sekadar 'Batu Loncatan'
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Edy Suandi Hamid menekankan, jabatan rektor tak boleh sekadar jadi batu loncatan untuk menjangkau jabatan lainnya. Posisi rektor memiliki beban tanggung jawab yang berat.

    "Jadi rektor bukan cuma batu loncatan atau langkah untuk ke komisaris dan lain-lain," kata Edy kepada Medcom.id, Rabu, 21 Juli 2021.

     



    Rektor Universitas Widya Mataram Yogyakarta itu mengatakan jabatan rektor adalah tugas yang sangat berat. Makanya, seorang rektor yang merangkap jabatan sebagai petinggi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau BUMD, kata dia, berbahaya lantaran fokusnya akan terbelah.

    Sebelumnya, polemik rangkap jabatan Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro kembali mencuat dan ramai menjadi perbincangan. Kali ini, polemik didasari adanya perubahan aturan statuta yang justru membolehkan rektor UI merangkap jabatan sebagai komisaris.

    Baca: Presiden Izinkan Pejabat UI Rangkap Jabatan

    Padahal, dalam aturan sebelumnya, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 tahun 2013 Tentang Statuta Universitas Indonesia, tegas melarang rektor UI rangkap jabatan di BUMN/BUMD. 

    PP Nomor 75 Tahun 2021 yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 Juli 2021 membuka jalan rektor UI rangkap jabatan. Pasal 39 huruf c menyebutkan rektor dan wakil rektor, sekretaris universitas, dan kepala badan dilarang merangkap sebagai direksi pada BUMN atau BUMD atau swasta.

    Dengan begitu, rektor, wakil rektor diperbolehkan memegang jabatan komisaris BUMN. Sebab, mengacu kalimat dalam PP tersebut, pelarangan hanya sebatas jabatan direksi.

    Sejumlah pihak menilai beleid dibuat untuk mengamankan posisi Ari Kuncoro. Rektor Universitas Indonesia (UI) itu rangkap jabatan sebagai wakil komisaris BRI. Sejumlah pejabat teras UI juga mendapat keuntungan serupa.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id