Hari Lahir Pancasila Momentum Gotong Royong Hadapi Masalah Bangsa

    Arga sumantri - 03 Juni 2021 20:51 WIB
    Hari Lahir Pancasila Momentum Gotong Royong Hadapi Masalah Bangsa
    Ilustrasi. Foto: Antara/Irfan Anshori



    Jakarta: Rektor Universitas Kristen Indonesia Dhaniswara K. Harjono mengajak seluruh pihak memaknai Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk bersatu menghadapi segala permasalahan bangsa. Ia mengatakan, segala masalah bangsa bisa diatasi dengan gotong royong.

    "Sebagai karakter dan kepribadian bangsa Indonesia, kita sudah buktikan bahwa dengan bergotong-royong, tidak ada yang tidak dapat kita selesaikan. Upaya kita keluar dari kesulitan akibat pandemi covid-19 pun dapat berhasil," ujar Dhaniswara melalui keterangan tertulis, Kamis, 3 Juni 2021.

     



    Ia mengatakan, Pancasila sebagai dasar negara mengajarkan bangsa ini untuk peduli terhadap sesama. Sivitas akademika UKI coba memaknainya dengan kegiatan memberikan makanan gratis kepada masyarakat di area kampus UKI Cawang, Jakarta. Kegiatan ini digelar selama tiga bulan dengan memberikan 500 bungkus nasi, serta masker dan vitamin guna membantu beban masyarakat di tengah pandemi.

     "Dengan imbauan jaga jarak dan datang bergantian, aksi sosial ini akan dilaksanakan setiap hari," ujarnya.

    Baca: UGM Terapkan Blended Learning di Tahun Akademik Baru

    Sasaran bantuan ini yaitu masyarakat yang secara ekonomi terdampak akibat covid-19. Misalnya, ojek online, pedagang kaki lima (PKL), warga sekitar, serta warga UKI seperti mahasiswa, satpam, hingga pramu kantor. Program ini dijalankan Gugus Tugas UKI Peduli Dampak Covid-19 yang sengaja dibentuk untuk meminimalkan dampak covid-19 di sivitas akademika dan masyarakat sekitar.

    "Bersama alumni, mahasiswa dan sivitas akademika UKI, kami peduli dengan situasi pandemi covid-19 yang melanda Indonesia saat ini," ungkapnya.

    Tim Gugus Tugas UKI Peduli Dampak Covid-19 juga membentuk dapur umum Koinonia untuk menyediakan makanan sehat dan dibagikan gratis kepada mahasiswa UKI yang terkena dampak covid-19, dan mahasiswa yang tinggal di kos sekitar UKI.

    Baca: University of Padua Italia, Kampus Top Dunia nan Bersejarah

    Selain itu Tim Gugus Tugas UKI Peduli Dampak Covid 19 memberikan bantuan antara lain sembako untuk masyarakat sekitar dan mahasiswa UKI, petugas kebersihan dan petugas keamanan kampus, dan pulsa untuk mahasiswa yang memerlukan.

    Para dosen dan staf UKI menggalang dana untuk membantu pengadaan Alat Pelindung Diri RS UKI dan untuk pembuatan hand sanitizer. LPPM UKI bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran dan Prodi Pendidikan Kimia FKIP UKI membuat hand sanitizer dan dibagikan kepada warga di wilayah Kelurahan Cawang, Jakarta Timur. 

    Ketua Gugus Tugas UKI Peduli Dampak Covid 19, Dr. Hulman Panjaitan, menjelaskan Gugus Tugas juga membantu menyusun aturan dan persiapan kampus sehubungan dengan kondisi kenormalan baru. Kegiatan perkuliahan dilakukan dengan metode daring dan mahasiswa diimbau untuk tetap melaksanakan kegiatan sehari-hari dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id