Guru Diminta Luwes Terapkan Standar Nasional Pendidikan

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 21 Januari 2020 13:45 WIB
    Guru Diminta Luwes Terapkan Standar Nasional Pendidikan
    Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Bambang Suryadi Foto: Medcom.id/ Muhammad Syahrul Ramadhan
    Jakarta: Program "Merdeka Belajar" yang digagas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) beberapa waktu lalu menuntut pendidik untuk lebih kreatif dalam mengajar di kelas.  Untuk itu, guru diminta lebih luwes dalam menerapkan standar nasional pendidikan. 

    Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengingatakan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan agar tidak terkungkung dalam standar pendidikan yang telah dibuat BSNP.  Kesalahan mendasar yang terjadi di kelas selama ini adalah, praktik mengajar lebih fokus pada hal administratif ketimbang substantif.

    “Selama ini kesalahan mendasar praktik di lapangan lebih fokus pada hal-hal administratif ketimbang substantif, standar itu guiding principal jadi itu bukan kitab suci yang tidak bisa diubah,” jelas Bambang di gedung BSNP, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Januari 2020.

    Hal ini terjadi lantaran adanya perbedaan presepsi terkait standar di kalangan pendidik.  Untuk itu, kata Bambang, ini harus menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan.

    “Ini presepsi dan pemahaman bagaimana menerapkan standar ini masih berbeda. Ini tantangan BSNP dan pemerintah untuk memberikan sosialisi dalam memahami standar itu, jangan dipahami sebagai pakem atau kitab suci,” tuturnya.

    Lebih lanjut Bambang menjelaskan, standar pendidikan harus terus dievaluasi.  Apalagi sekarang ada kebijakan ‘Merdeka Belajar’ yang dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 

    “Contoh standar proses di 'Merdeka Belajar' kita lihat supaya standar proses terkait Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), proses pembelajaran itu sebenarnya semangat standar kita memberikan ruang peluang bagi guru berkreasi,” jelasnya.

    Sementara terkait upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas standar pendidikan Indonesia, Bambang yang pernah menjabat sebagai Ketua BSNP periode 2017-2019 ini menjelaskan, bahwa delapan standar pendidikan harus dipetakan.

    “Standar Kompetensi Lulusan itu satu yang dituju oleh tujuh yang lain. Tujuh yang lain itu yang esensial standar  Kependidikan, SDM di sana,” jelasnya.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id