MRPTNI Sebut Rektor Tidak Boleh Rangkap Jabatan Jadi Direksi, Ini Sebabnya

    Ilham Pratama Putra - 22 Juli 2021 14:15 WIB
    MRPTNI Sebut Rektor Tidak Boleh Rangkap Jabatan Jadi Direksi, Ini Sebabnya
    Ketua MRPTNI, Jamal Wiwoho. Foto: Zoom



    Jakarta:  Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Jamal Wiwoho mengatakan, bahwa pada prinsipnya rektor rangkap jabatan komisaris di Badan Usaha Milik Negara ataupun daerah dan perusahaan swasta sah-sah saja.  Selama jabatan tersebut bukan di jajaran direksi, linier dengan bidang keilmuan, dan tidak melanggar statuta perguruan tinggi yang sudah disepakati di lingkungan internal kampus.

    Menurutnya jika merangkap sebagai direksi hal itu akan berat bagi rektor yang memiliki tanggung jawab memajukan kampus.  "Itu (bukan jabatan direksi) saya sangat setuju. Karena direksi itu kerja day by day. Rektor itu kerjanya 24 jam, sudah diberi amanah untuk mengembangkan perguruan tinggi," kata Jamal kepada Medcom.id, Kamis, 22 Juli 2021.

     



    Menurutnya, kalau yang dirangkap adalah jabatan komisaris, maka masih memungkinkan dan sangat situasional. Mengingat rapat komisaris tidak setiap hari. 

    Terlebih, jika bidang komisaris yang dijabat liniar atau sejalan dengan bidang keilmuan rektor tersebut. "Jadi accountability, profesionalisme, acceptability, kalau dia itu mampu misalnya sebagai rektor guru besar bidang teknik, kemudian jadi komisaris BUMN di bidang teknik begitu rasional kan," terang rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) ini.

    Baca juga:  Rektor UI Ari Kuncoro Mundur dari Wakil Komisaris BRI

    Diketahui rektor Universitas Indonesia, Ari Kuncoro juga menjadi wakil komisaris di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Alih-alih diminta mengundurkan diri dari jabatan wakil komisaris, rangkap jabatan rektor UI tersebut justru mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berbuntut menambah polemik di tengah masyarakat.

    Dengan aturan baru, yakni PP 75 tahun 2021 pasal 39, terdapat perubahan terkait rangkap jabatan bagi rektor dan wakil rektor, sekretaris universitas, dan kepala badan.
     

    Halaman Selanjutnya
      Kini dalam aturan baru…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id