Radhar: Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan Banyak yang Keliru

    Ilham Pratama Putra - 17 Agustus 2020 14:58 WIB
    Radhar: Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan Banyak yang Keliru
    Budayawan, Radhar Panca Dahana. Foto: YouTube
    Jakarta: Budayawan, Radhar Panca Dahana, mengkritisi kebijakan pendidikan dan kebudyaan di bawah kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim. Menurutnya, banyak kebijakan yang keliru selama dipimpin mantan bos Gojek tersebut.

    "Ada pemahaman yang keliru dari pendidikan dan kebudayaan. Bahkan di kalangan para pejabat, para petinggi dan pengambil kebijakan," kara Radhar di kutip dari akun YouTube  Radar Panca Dahana, Senin, 17 Agustus 2020.

    Menurutnya, kebijakan pemerintah saat ini terutama pada bidang pendidikan dan kebudayaan tak lebih dari sekadar alat pemuas sementara. Kebijakan pendidikan saat ini, hanya menjadi pelayan demi menyenangkan penguasa.

    Terlebih, menurut Radar, sektor kebudayaan tak mendapat tempat utama. Sebab, pemerintah menempatkan pendidikan sebagai sektor yang lebih tinggi dibandingkan dengan kebudayaan.

    "Pendidikan ditempatkan sangat tinggi. Padahal kerja kebudayaan begitu luasnya, akhirnya kebudayaan diminorkan kata pendidikan. Hingga kebudayaan dijadikan korban dan menjadi program kecil di pemerintahan," jelasnya.

    Baca juga: Berpakaian Adat Palembang, Nadiem Ikut Upacara Secara Virtual

    Radhar pun menyorot hal tersebut dari segi anggaran. Besaran anggaran untuk mengurus kebudayaan sangat tidak berimbang dengan urusan pendidikan.

    "Mungkin budgetnya (kebudayaan) 1,5 persen dari pendidikan. Hanya 1,5 trilun untuk kebudayaan yang begitu luas dan tanpa batas. Sementara pendidikan mengambil jatah hampir 500 triliun," terang dia.

    Menurut Radhar, hal ini bermula dari salah asuh Kemendikbud. Kemendikbud saat ini dipegang oleh orang yang tidak pengalaman di bidang tersebut.

    "Kita melihat seseorang itu tidak punya pengalaman keahlian di bidang itu, tidak pernah kenal bidang itu, tiba-tiba diberi tanggung jawab besar. Di mana bidang itu sangat menentukan bagaimana realitas kehidupan masa ini dan masa depan. Pendidikan dan Kebudayaan yang substansianl diurus oleh seorang ahli, yang tidak sesuai dengan keahliannya," pungkas Radar.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id