Dugaan Intoleransi, KPAI Desak SMKN 2 Padang Diberi Sanksi

    Arga sumantri - 23 Januari 2021 20:02 WIB
    Dugaan Intoleransi, KPAI Desak SMKN 2 Padang Diberi Sanksi
    Komisioner KPAI bidang Pendidikan Retno Listyarti. Zoom
    Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong Dinas Pendidikan Sumatra Barat memeriksa pihak SMKN 2 Padang terkait dugaan intoleransi yang terjadi di sekolah tersebut. Pihak sekolah diduga kuat melanggar peraturan perundang-undangan.

    "Pemberian sanksi walaupun hanya surat peringatan menjadi penting, agar ada efek jera," kata Komisioner bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti melalui keterangan tertulis, Sabtu, 23 Januari 2021.

    Retno mengatakan, pihak sekolah diduga kuat melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Sekolah tersebut juga diduga kuat melanggar UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan UU nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

    Baca: Intoleransi di SMKN 2 Padang, KPAI: Melanggar Hak Anak

    Menurut dia, ketentuan dalam berbagai peraturan perundangan tersebut dapat digunakan, karena pihak sekolah telah membuat aturan yang bersifat diskriminatif terhadap SARA. Sehingga, mengakibatkan adanya peserta didik yang berpotensi mengalami intimidasi. 

    "Karena dipaksa menggunakan jilbab, padahal dirinya beragama non Islam," ucap Retno.

    Ia menilai Dinas Pendidikan Sumatra Barat bisa memeriksa Kepala SMKN 2 Kota Padang dan jajarannya mengacu Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015. Regulasi ini mengatur tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id