Inkubator Bisnis UNAIR, Fokus Kembangkan Startup Milik Sivitas

    Arga sumantri - 23 Februari 2021 11:11 WIB
    Inkubator Bisnis UNAIR, Fokus Kembangkan <i>Startup</i> Milik Sivitas
    Program Inkubasi Bisnis Teknologi BPBRIN tahun 2021. Dok UNAIR.



    Surabaya: Universitas Airlangga (UNAIR) mendirikan inkubator bisnis pada 2017 untuk membantu perkembangan startup di UNAIR. Saat ini, inkubator bisnis tersebut telah berkembang dan berganti nama menjadi inkubator bisnis dan teknologi, berada di bawah Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inovasi (BPBRIN) UNAIR.

    Ketua Bidang Inkubator Bisnis dan Teknologi Unair, Achsania Hendratmi menjelaskan, inkubasi bisnis teknologi merupakan proses inkubasi untuk mendukung pengembangan produk dan pengembangan bisnis perusahaan pemula berbasis teknologi agar dapat menjadi perusahaan yang profitable dan memiliki pengelolaan organisasi dan keuangan yang benar. 






    Inkubasi bisnis dan teknolog juga berupaya untuk menjadikan startup binaan menjadi perusahaan yang sustainable, hingga memiliki dampak positif bagi masyarakat. "Terdapat tiga pilar layanan utama inkubator bisnis dan teknologi, yaitu pra inkubasi, inkubasi, dan pascainkubasi," kata Achsania mengutip siaran pers UNAIR, Selasa, 23 Februari 2021.

    Baca: Keren! Empat Mahasiswa Magister UNAIR Lulus dalam 3 Semester

    Sementara itu, inkubator bisnis dan teknologi UNAIR memiliki tujuh layanan yang dapat diakses atau didapatkan oleh startup binaan. Yaitu space and share, services, support, skill development, seed capital, synergy, dan social networking.

    Space and share merupakan penyediaan fasilitas kantor atau ruang bekerja seperti ruang diskusi, ruang produksi, laboratorium, ruang pamer, dan koneksi internet. Sementara services, adalah penyediaan bimbingan teknis seperti bimbingan manajemen, marketing, aspek keuangan, hukum, informasi bisnis dan teknologi.

    "Support dimaksudkan sebagai penyediaan bantuan akses pada riset, jaringan profesional, pengembangan teknologi, dan hubungan dengan investor," paparnya.

    Layanan skill development adalah pemberian pelatihan perencanaan bisnis, manajemen dan kepemimpinan. Seed Capital adalah pemberian bantuan untuk akses kepada sumber pendanaan dan lembaga keuangan.

    Adapun synergy, adalah kerja sama antar tenant startup, universitas, lembaga, riset, usaha swasta, profesional dan masyarakat. Social Networking adalah fasilitas untuk membangun jejaring melalui seminar, pameran, dan kunjungan instansi.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id