Empat Mahasiswa Timor Leste Ikuti Pengukuhan Maba Unusa 2020

    Arga sumantri - 19 Oktober 2020 22:09 WIB
    Empat Mahasiswa Timor Leste Ikuti Pengukuhan Maba Unusa 2020
    Suasana pengukuhan mahasiswa baru Unusa 2020. Dok Unusa
    Surabaya: Tahun ini, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali mengukuhkan sebanyak 1.775 Mahasiswa Baru (Maba) tahun akademik 2020-2021. Para mahasiswa baru mengikuti acara pengukuhan secara khidmat. 

    Ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, sebanyak empat mahasiswa baru asal Timor Leste turut serta dalam acara pengukuhan secara daring yang digelar Sabtu, 17 Oktober 2020.

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi terlaksananya pengukuhan mahasiswa baru Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) tahun akademik 2020-2021. Khofifah berpesan agar mahasiswa Unusa menyukseskan visi dan misi Unusa dalam menyiapkan generasi rahmatan lil alamin. 

    Secara ideologi, kata dia, Unusa mengemban ideologi Nahdlatul Ulama yang menganut paham Ahlussunah wal jama'ah. Ideologi tersebut merupakan sebuah pola pikir yang akan memberikan kedamaian dan keramahan.

    "Mahasiswa Unusa harus membantu penguatan program-program di Jawa Timur dan Program-program penguatan nasional. Karena Unusa berperan serta dalam membawa Islam yang ramah dan damai," ungkap Khofifah.

    Baca: Unusa: OSC Membantu Pemerintah Memajukan Pendidikan Tinggi

    Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur, Suprapto menyampaikan, Unusa merupakan perguruan tinggi keagamaan islam swasta binaan Nahdlatul Ulama yang didirikan oleh Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis). Sampai saat ini, Unusa tetap konsisten dalam pemerataan bidang pendidikan. 

    "Saya yakin ke depannya di usia ke 10 tahun, Unusa akan menjadi kampus terbaik di Indonesia. Di usia yang ketujuh tahun saja, berbagai prestasi telah ditorehkan Unusa," ungkap Suprapto.

    Rektor Unusa, Achmad Jazidie, menyampaikan, tahun ini pengukuhan mahasiswa baru Unusa ada yang berbeda, karena dilaksanakan secara virtual dan ada empat mahasiswa baru dari Timor Leste. Mereka adalah Muslim Jakar (S1 Manajemen), Adnan Manuel (S1 Keperawatan), Nofa Amalia Soares (S1 Keperawatan), Koiru Nisa R Costa (S1 Keperawatan).

    Jazidie menekankan, perkembangan abad ke-21 ini memunculkan society 5.0 sebagai super smart society, serta perkembangan sains dan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini tentu berdampak pada tuntutan kompetensi para mahasiswa saat ini. 

    Keterampilan abad 21 membuat mahasiswa hidup dan tinggal dalam lingkungan dengan percepatan kemajuan teknologi dan informasi yang sangat tinggi disertai pola-pola komunikasi dan kolaborasi yang baru. 
    "Keterampilan di abad ke-21 membuat mahasiswa harus memiliki keterampilan 4C (Creative, Critical, Collaborative, and Communication)," ujar Jazidie.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id