1,2 Juta Siswa Siap Mengisi PDSS untuk SNMPTN

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 10 Januari 2020 19:36 WIB
    1,2 Juta Siswa Siap Mengisi PDSS untuk SNMPTN
    Ilustrasi. Foto: MI/Adi Kristiadi
    Jakarta:  Seluruh proses pendaftaran Akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sebagai salah satu tahapan mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) ditutup Jumat 10 Januari 2020 pukul 13.00 WIB. Sebanyak 1.272.655 siswa telah melakukan permanen data dan siap mengisi Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS).

    Berdasarkan data LTMPT pada Jumat, 10 Januari 2020 pukul 13.00 WIB, jumlah siswa akun aktif sebanyak 1.375.381 siswa. Untuk sekolah yang permanen data 19.662 sekolah dan Sekolah akun aktif sebanyak 23.073 sekolah.

    Ketua LTMPT, Mohammad Nasih mengingatkan kepada sekolah dan siswa untuk mempersiapkan tahap selanjutnya, yakni pengisian PDSS dan pendaftaran SNMPTN.  Sekolah dan siswa diharapkan menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan.

    "Harap mempersiapkan diri untuk proses selanjutnya, yakni pengisian PDSS dan pendaftaran SNMPTN untuk siswa yang eligible," terang Nasih dalam siaran pers yang diterima Medcom.id, Jakarta, Jumat 10 Januari 2020.

    Rektor Universitas Airlangga ini menyebutkan, jumlah sekolah dan siswa yang permanen data tahun ini melebihi jumlah yang ikut mengisi PDSS di 2019.  Tercatat pada 2019, jumlah sekolah yang mengisi data PDSS 2019 sebanyak 18.208 sekolah, sedangkan yang difinalisasi hanya 14.888 sekolah.

    Sementara siswa terverifikasi otomatis di PDSS pada 2019 berjumlah 1.192.093 siswa.  "Jumlah sekolah dan siswa yang permanen data melebihi perkiraan kami dan sudah melebihi sekolah maupun siswa yang ikut PDSS tahun 2019," terangnya.

    Ia pun mengingatkan, bagi sekolah dan siswa yang belum permanen data serta belum memiliki akun LTMPT masih terbuka kesempatan untuk mendaftar akun sekaligus melakukan permanen data untuk keperluan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) maupun Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). 

    "Agar kami dapat melayani siswa dengan baik, diharapkan kerja samanya dengan menyiapkan data secara lengkap dan akurat, serta tidak menjadi 'deadliner', yakni mengisi dan memproses pada hari-hari terakhir. Ini menyebabkan penumpukan arus dan antrian berjubel," seru Nasih.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id