Repatriasi Cagar Budaya

    2021, Benda Bersejarah Indonesia di Belanda Bakal Dibawa Pulang

    Ilham Pratama Putra - 11 Januari 2021 14:49 WIB
    2021, Benda Bersejarah Indonesia di Belanda Bakal Dibawa Pulang
    Peninggalan benda bersejarah Indonesia yang berhasil di bawa pulang tahun 2020. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan



    Jakarta: Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hilmar Farid mengatakan, akan melakukan repatriasi atau mengambil kembali benda budaya milik Indonesia. Utamanya peninggalan benda bersejarah yang ada di Belanda.

    "Kita akan repatriasi benda cagar budaya di koleksi museum di Belanda dalam jumlah besar," kata Hilmar dalam Taklimat Media Program 2021, Ditjen Kebudayaan yang digelar secara daring, Senin, 11 Januari 2021.




    Benda-benda sarat nilai sejarah itu disebut Hilmar merupakan milik Indonesia yang diangkut Belanda pada masa penjajahan. Benda budaya yang ingin dibawa pulang itu merupakan peninggalan masa lalu yang bermakna bagi sejarah Indonesia.

    "Seperti kita tahu di masa kolonial itu ada perang yang disertai penghancuran milik, penyitaan atau penjarahan benda-benda yang ada di keraton. Ini banyak dari benda-benda itu dibawa ke Belanda yang kita kategorikan sebagai benda-benda yang diperoleh dengan cara-cara tidak pantas," tambahnya.

    Pihaknya juga telah membuat langkah guna mengambil kembali benda-benda tersebut. Di antaranya dengan membentuk sebuah panitia atau komite penyelidikan.

    "Jadi, tim tersebut akan melakukan investigasi mengenai sejarah bagaimana benda tersebut diambil. Nanti ada penelitian di koleksi museum di Belanda untuk menentukan provenance research, penelitian untuk mengetahui asal usul benda itu, kapan masuknya, siapa saja yang membawa dan dari mana datangnya," lanjut Hilmar.

    Baca juga:  6 Program Prioritas Kebudayaan, Jalur Rempah Hingga BLU Museum

    Dari sanalah nanti pihaknya mengetahui status dari benda tersebut. Termasuk apakah benda tersebut diperoleh dengan cara wajar atau tidak wajar.

    Adapun, benda-benda yang akan diambil kembali adalah berupa keris, mahkota hingga regalia atau benda milik kerajaan di Indonesia pada penjajahan. Terdapat pula beberapa prasasti dan naskah kuno yang akan diincar untuk dibawa pulang.

    "Kita menduga masih ada banyak sumber-sumber informasi seperti naskah dan prasasti yang masih ada di sana dan itu akan menjadi sasaran, intinya semua benda-benda terkait pembentukan identitas kesejahteraan kita akan menjadi sasaran," tutupnya.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id