Mahasiswa Sebut UU Ciptaker Lahirkan Komersialisasi Pendidikan

    Antonio - 08 Oktober 2020 17:27 WIB
    Mahasiswa Sebut UU Ciptaker Lahirkan Komersialisasi Pendidikan
    Suasana demonstrasi mahasiswa di Bekasi terkait UU Cipta Kerja. Foto: Medcom/Antonio
    Bekasi: Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) dinilai bakal melahirkan komersialisasi pendidikan. Anak bangsa pada generasi selanjutnya yang kehidupan ekonominya kurang beruntung dianggap akan kesulitan mendapatkan akses ke pendidikan tinggi.

    Koordinator Aksi Mahasiswa dan Pelajar di Kota Bekasi, Riki Sandi mengatakan, pihaknya menolak UU Ciptaker secara keseluruhan. Sebab, klaster dalam Omnibus Law bakal berdampak pada kehidupan generasi selanjutnya. 

    "Dampaknya pada generasi muda yang hari ini sudah memasuki era bonus demografi. Yang dimana seharusnya negara merancang regulasi untuk bagaimana pendidikan bisa berkualitas dalam merepresentasikan Undang-Undang Dasar 1945 yang dikatakan bahwa pendidikan itu adalah alat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," kata Riki saat melakukan orasi jalan di Bekasi, Kamis 8 Oktober 2020.

    Menurutnya, UU Ciptaker membuka ruang yang luas bagi investasi di sektor pendidikan di Ciptaker. Artinya, kata dia, generasi mendatang akan sulit mengakses pendidikan karena logika investasi itu mencari keuntungan. 

    "Sehingga akhirnya berpotensi dunia pendidikan akan semakin mahal di kemudian hari," ujarnya.

    Baca: Omnibus Law, Surat Terbuka BEM UGM Minta Kampus Nyatakan Sikap

    Ia menegaskan menolak pengesahan UU Ciptaker. Bukan hanya terkait sektor pendidikan, Pasal dalam klaster lain juga dinilai tak berpihak pada rakyat kecil. "Karena itu kita bersepakat untuk cabut keseluruhan undang-undang omnibus law," sambung Riki.

    Riki menambahkan, semua klaster dalam Omnibus Law Ciptaker berpotensi bermasalah pada kemudian hari. Ia menuding pembahasan peraturan tersebut dilatarbelakangi reformasi birokrasi untuk penyederhanaan perizinan sehingga berujung pada sentralisasi kebijakan.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id