Sejumlah Wartawan Inisiasi Gerakan Donasi Ponsel Pintar untuk Pelajar

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 27 Juli 2020 21:19 WIB
    Sejumlah Wartawan Inisiasi Gerakan Donasi Ponsel Pintar untuk Pelajar
    Salah satu ponsel pintar hasil donasi. Foto: Dok Wartawan Lintas Media.
    Jakarta: Sejumlah wartawan yang tergabung dalam perkumpulan Wartawan Lintas Media menginisiasi gerakan donasi ponsel pintar bekas untuk membantu pelajar. Gerakan ini diharapkan bisa membantu siswa yang kesulitan mengikuti pembelajaran daring selama pandemi virus korona (covid-19).

    Salah satu inisiator gerakan, Haris Prabowo, mengungkapkan, donasi ini merupakan bagian dari kegiatan sosial Wartawan Lintas Media sejak pandemi, tepatnya akhir Maret 2020. Kegiatan sosial lain yang sudah dilakukan yaitu membagikan makan siang gratis, hingga hidangan buka puasa untuk warga yang dinilai membutuhkan di beberapa tempat.

    Haris menambahkan, saat ini kegiatan sosial mulai fokus membantu peserta didik yang kesulitan mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). bergeser membantu peserta didik yang kesulitan mengikuti PJJ. Ia mengatakan, masih banyak siswa yang kesulitan belajar daring karena tak punya gawai ataupun akses internet. 

    "Tidak usah jauh-jauh, di Jakarta, beberapa kilometer dari Istana Negara, kolong jalanan Salemba-Cikini ada sekolah anak khusus jalanan menampung anak tidak bisa punya akses ponsel atau akses internet," kata Haris kepada Medcom.id, Senin, 27 Juli 2020.

    Menurut Haris, taget donasi ponsel pintar ini menyasar pelajar di wilayah Jabodetabek. Namun, kata dia, beberapa daerah juga berharap bisa mendapatkan bantuan ponsel pintar ini. Bahkan kata Haris ada permintaan dari luar Jawa, seperti Kepulauan Riau, hingga Nabire, Papua.

    "Nabire di Papua, di atas pegunungan ada guru yang mengaku membutuhkan untuk muridnya di saat bersamaan anak tinggal di daerah pegunungan tapi orang tua tidak punya ponsel yang memadai, kalaupun ada digunakan orang tua untuk bekerja jadi tidak bisa untuk belajar," ungkap wartawan salah satu media daring ini.

    Baca: Dana Desa Boleh Digunakan untuk Penyediaan Internet Mendukung PJJ

    Hingga saat ini, kata dia, ada 88 ponsel pintar hasil donasi. Ia memastikan ponsel yang akan didonasikan memiliki kualitas baik mendukung belajar daring.

    "Penting, bisa aplikasi pembelajaran daring dari rumah, baik itu Zoom, Google Meet atau aplikasi lain, itu yang penting tidak memusingkan versinya apa saja," ujarya.

    Sejumlah Wartawan Inisiasi Gerakan Donasi Ponsel Pintar untuk Pelajar
    Dokumentasi Wartawan Lintas Media.

    Haris menyampaikan penerima bantuan ini bakal diseleksi. Salah satunya, harus membuat essai dan mempunyai karya. Atau, bisa dengan pertimbangan prestasi akademik yang baik. Ia memastikan donasi tepat sasaran. Sebab, penyaluran bakal melalui proses verifikasi.

    "(Kriteria penerima) Tidak muluk-muluk. Memastikan yang kurang beruntung dan tidak merasa tertinggal oleh teman yang lain punya akses lebih," tuturnya.

    Saat ini, sudah ada 39 penerima ponsel yang sudah diverifikasi. Ponsel Pintar untuk Pelajar ini tidak hanya memberikan ponsel dan pulsa internet, tapi juga memberi pendampingan pembelajaran.

    Bagi yang berminat untuk ikut donasi, ponsel pintas diharapkan dalam keadaan bisa beroperasi, layar sentuh, dan tidak ada masalah pada tombol power dan volume. Selain ponsel bekas, dilakukan juga penggalangan dana di laman Kitabisa, https://kitabisa.com/campaign/ponselpintaruntukpelajar.

    (AGA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id