Kemenag dan Komisi VIII Sepakat BOP Pesantren Terus Berlanjut

    Antara - 23 September 2020 14:28 WIB
    Kemenag dan Komisi VIII Sepakat BOP Pesantren Terus Berlanjut
    Santri di Pondok Pesantren. Foto: ANT/Rahmad
    Jakarta:  Kementerian Agama (Kemenag) menyepakati usulan Komisi VIII DPR terkait kelanjutan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk pesantren agar terus berlanjut dan tidak berhenti di tahun anggaran 2020 saja.  Kesepakatan ini diambil sebagai bentuk perhatian kepada dunia pendidikan utamanya di kalangan pesantren.

    "Komitmen kami ialah bagaimana terus adanya kelanjutan BOP ini. Dengan angka Rp2,7 triliun Saya kira ini bentuk kepedulian negara pada pesantren," kata Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Jakarta, Rabu, 23 September 2020.

    Meskipun pada tahun anggaran 2021 dana BOP belum teranggarkan, namun Kemenag berharap pada pembahasan APBN Perubahan BOP tersebut bisa diajukan.  "Pengajuan tersebut tentunya untuk mendukung biaya operasional pondok pesantren di seluruh wilayah Tanah Air," ujar Zainut.

    Oleh karena itu, Kemenag berharap peran DPR, terutama Komisi VIII, bisa mendukung pengajuan dana BOP pada APBN Perubahan 2021.

    "Kami sangat berharap sekali dukungan Komisi VIII agar niat mulia ini juga bisa terlaksana dengan baik," kata Wamenag.

    Baca juga:  Dana BOS untuk Ponpes dan Madrasah Batal Dipotong

    Sementara untuk tahun anggaran 2022, Zainut mengatakan kementerian terkait sepakat memasukkan usulan dana BOP ke pagu anggaran.  Apalagi, saat ini keberadaan pondok pesantren semakin kuat dengan lahirnya Undang-Undang Pondok Pesantren Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

    Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto mengatakan, pada 2020 hampir 21.000 pondok pesantren mendapatkan dana BOP dan berasal dari dana tambahan sebesar Rp2,6 triliun di anggaran berjalan.

    Oleh karena itu, Komisi VIII berharap BOP tetap berlanjut.  "Kami berharap tahun 2022 atau APBN Perubahan 2021 mohon dimasukkan. Supaya pondok pesantren dan madrasah, taman pengajian Alquran merasa senang karena ada kepedulian negara," katanya.

    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id