comscore

Gambaran Kuliah di Jurusan Hubungan Internasional, Benarkah Harus Mahir Bahasa Inggris?

Medcom - 19 Mei 2022 19:39 WIB
Gambaran Kuliah di Jurusan Hubungan Internasional, Benarkah Harus Mahir Bahasa Inggris?
Ilustrasi kuliah. Medcom.id
Jakarta: Hampir setiap jurusan perkuliahan identik dengan berbagai macam stereotip, tak terkecuali Hubungan Internasional (HI). Konon, mahasiswa HI mesti menguasai bahasa asing lantaran bakal sering bepergian ke luar negeri.

Tak sedikit juga yang mengira kebiasaan berbahasa asing itu sampai terbawa ke kehidupan sehari-hari. Mahasiswa HI pun dianggap berbicara dengan ‘gaya bahasa Jaksel’, di mana menggabungkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Namun, apakah stereotip itu benar adanya? Untuk mengupas lebih lanjut, simak ulasan mengenai gambaran kuliah di jurusan HI berikut yang dikutip dari Ruangguru:

1. Banyak melakukan riset

Hubungan Internasional tak terlepas dari konsep negara, diplomasi, sistem politik, ekonomi, keamanan global, dan pembangunan internasional. Untuk itu, diperlukan banyak riset dan studi kasus guna memahami persoalan-persoalan tadi.

Kelasnya pun akan lebih banyak berdiskusi daripada pengajaran satu arah. Hal ini bertujuan agar isu yang sedang dibahas bisa berkembang dan dibedah bersama di kelas.

2. Harus bisa bahasa Inggris

Stigma yang mengatakan mahasiswa HI harus mahir berbahasa Inggris memang benar adanya. Hal ini dikarenakan mahasiswa mesti meriset jurnal yang mayoritas ditulis dalam bahasa Inggris.

Meski begitu, tak masalah jika mahasiswa belum benar-benar menguasai bahasa Inggris. Sebab, kemampuan berbahasa asing itu akan berkembang seiring berjalannya waktu.

3. Berkesempatan ke luar negeri

Stereotip lain yang mengatakan mahasiswa HI bakal bepergian ke luar negeri juga tak sepenuhnya salah. Mahasiswa HI punya banyak kesempatan untuk keluar negeri, misalnya untuk mengikuti konferensi semacam Model United Nation (MUN).

Kendati demikian, bukan berarti mahasiswa HI wajib ke luar negeri. Faktanya, justru banyak mahasiswa jurusan ini yang bisa lulus tanpa pernah ke luar negeri sama sekali.

4. Harus memilih penjurusan

Layaknya program studi lain, Hubungan Internasional juga mengharuskan mahasiswanya untuk memilih penjurusan. Terdapat banyak fokus studi yang bisa dipilih, antara lain hubungan internasional dari aspek ekonomi, politik, keamanan, maupun jurnalistik.

5. Materi perkuliahan dinamis

Lantaran mempelajari segala hal yang bersifat dinamis, materi kuliah yang dipelajari juga akan terus berkembang. Misalnya, dulu, setiap membahas “keamanan suatu negara”, akan langsung tertuju pada perang.

Pembahasannya tak jauh-jauh dari cara menjalin hubungan baik dengan negara lain supaya terhindar dari peperangan dan tercipta perdamaian. Namun, seiring berjalannya waktu, fokus pembahasannya pun jauh lebih dalam.

Ketika membahas keamanan suatu negara, kini sifatnya cenderung mengacu ke human security. Bukan aman dari serangan luar saja, tapi apakah manusia bisa hidup sejahtera dan tentram di negara itu.

Demikianlah sekilas gambaran mengenai perkuliahan di jurusan Hubungan Internasional. Tertarik melanjutkan studi di jurusan ini? (Nurisma Rahmatika)

Baca: Mengenal Jurusan Hubungan Internasional: Mata Kuliah dan Prospek Kerja
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id