• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.058.936.361

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

LPTK Dituntut Perbanyak Guru Produktif

Lulusan Nonpendidikan Boleh Ikut Pendidikan Profesi Guru

Intan Yunelia - 09 November 2018 20:02 wib
Seorang guru sedang mengajar di dalam kelas, MI/Bary Fathahilah.
Seorang guru sedang mengajar di dalam kelas, MI/Bary Fathahilah.

Jakarta: Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir membuka pintu bagi lulusan nonpendidikan untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).  Kebijakan ini diambil mengingat keterbatasan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam mencetak guru-guru produktif.

Nasir mencontohkan, saat ini LPTK belum mampu mencetak guru-guru di bidang kelautan, pariwisata dan perikanan. Padahal, bidang itu yang paling diminta di dunia kerja. 

“Karena prodi itu belum ada (di LPTK),” terang Nasir kepada wartawan usai Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Dalam Rangka Membangun Kesadaran Pajak Melalui Pendidikan untuk Masa Depan Bangsa yang Mandiri dan Sejahtera, di Gedung Mari’e Muhammad, kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat, 9 November 2018.

Saat ini, kampus yang sudah ada prodi Kelautan dan perikanan adalah perguruan tinggi nonLPTK.   Untuk itu, Nasir tengah memasukkan Pendidikan profesi Guru (PPG) di LPTK boleh berasal dari  dari nonpendidikan.

“Contoh insinyur bisa, ahli perikanan bisa. Yang dulu enggak pernah ada ini sudah saya masukkan. Ini multi entry untuk masuk pada PPG,” terangnya. 

Baca: Mendikbud: Pengangguran Bukan Produk Revitalisasi SMK

Untuk diketahui, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mendorong Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk mencetak guru produktif. Pasalnya, saat ini jumlah guru produktif di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) masih minim.

“LPTK sekarang kami dorong untuk meningkatan guru produktif,” kata Nasir.

Saat ini, Nasir memoratorium perekrutan guru SMK nonproduktif. Di sisi lain ia mendorong LPTK merekrut guru produktif lebih banyak.

“Nonproduktif itu seperti guru bimbingan dan konseling, itu yang harus kita kurangi,” ujar Mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini.



(CEU)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.