Majelis Rektor PTN: OTT Kemendikbud Merugikan Dunia Pendidikan

    Ilham Pratama Putra - 22 Mei 2020 12:51 WIB
    Majelis Rektor PTN: OTT Kemendikbud Merugikan Dunia Pendidikan
    Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri, Jamal Wiwoho. Dok UNS
    Jakarta: Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Jamal Wiwoho menyesalkan temuan dugaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Meski jumlahnya terkesan kecil, namun tindakan tersebut merugikan dunia pendidikan.

    "Memang tidak signifikan jumlahnya, tapi niatnya untuk deal-deal. Ini kan lembaga besar, tentu ini merugikan negara ya kan, baik kepada pejabat itu atau orang lain," kata Jamal kepada Medcom.id, Jumat, 22 Mei 2020.

    Jamal juga mengaku heran dengan pola gratifikasi yang dikaitkan dengan budaya pemberian tunjangan hari raya (THR). Jamal menegaskan, pemberian uang tak boleh menjadi 'budaya Lebaran' antara universitas dengan Kemendikbud.

    "Uang itu gratifikasi. Kalau budaya (Lebaran) ya kirim ayam goreng, kirim makanan. Ini sudah pakai dolar, itu upaya gratifikasi," tegas Jamal.

    Baca: OTT KPK, LLDikti Ingatkan Pejabat Kampus Menjaga Sumpah

    Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta itu menyebut, gratifikasi sudah tentu memilki tujuan tertentu. Meskipun, Jamal enggan berspekulasi tujuan di balik THR dari Rektor Universitas Negeri Jakarta  (UNJ) Komarudin dengan Kemendikbud.

    "Urusannya apa aku ndak ngerti. Imbauannya ya kita sudah ada zona integritas, salah satunya bebas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Semoga ini tidak berulang," tandas dia.

    Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin dan beberapa pejabat Kemendikbud terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Komarudin diduga melakukan tindakan gratifikasi berkedok Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Kemendikbud.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id