Prodi TI Unika Atma Jaya Siapkan Program Kuliah di Taiwan

    Arga sumantri - 30 Juni 2020 21:15 WIB
    Prodi TI Unika Atma Jaya Siapkan Program Kuliah di Taiwan
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Prodi studi (Prodi) Teknik Industri (TI) Unika Atma Jaya (UAJ) meneken kerja sama dengan Chung Yuan Christian University (CYCU) Taiwan menyiapkan program Fast Track sejak 2019. Program ini juga dinamai 3+1+1, yakni tiga tahun kuliah di Prodi TI UAJ dan dua tahun kuliah di CYCU.

    "Mahasiswa akan memperoleh gelar sarjana teknik (ST) dari Unika Atma Jaya dan gelar Master of Science (MSc) dari CYCU dengan total masa kuliah lima tahun," kata Kepala Prodi TI UAJ Feliks Prasepta S. Surbakti melalui siaran pers, Selasa, 30 Juni 2020.

    Feliks menjelaskan, prodi TI UAJ juga memberikan kebijakan untuk membebaskan biaya satuan kredit semester (SKS) setahun pertama selama student exchange. Hal ini merupakan kontribusi Prodi TI UAJ agar mahasiswa tertarik mengikuti program student exchange yang dapat meningkatkan kemampuannya di kancah internasional.

    Menurut dia, kerja sama antara Prodi TI UAJ dengan CYCU menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan mahasiswanya di kancah internasional. UAJ berkomitmen terus mendorong mahasiswa untuk ambil bagian di tingkat internasional.

    "CYCU adalah kampus swasta terbaik di Taiwan, dan Taiwan sendiri adalah salah satu negara Asia yang terdepan masalah teknologi," ujarnya.

    Selama mengikuti program Fast Track, tiga tahun pertama seperti biasa kuliah di Unika Atma Jaya. Dua tahun berikutnya akan mengikuti kuliah di CYCU. Selama setahun pertama di CYCU, biaya kuliah gratis dan tahun berikutnya mengikuti tution fee. Terbuka kesempatan beasiswa penuh maupun parsial bagi yang berprestasi.

    Ia menambahkan, meskipun biaya tiket akomodasi bayar sendiri, namun akan disediakan dorm yang lebih murah dibanding biaya kos di kawasan BSD, Tangerang. Letak CYCU tidak di pusat kota, tepatnya di Zhongli yang masuk dalam distrik Taoyuan. Lokasinya, berjarak sekitar 30 menit dari Taipei. 

    "Sehingga mahasiswa tidak akan kesulitan untuk mencari kebutuhan sehari-hari dengan harga cukup terjangkau," ungkapnya.

    Baca: Penguatan Ekosistem Kunci Keberhasilan 'Pernikahan' Vokasi dan Industri

    Biaya makan di Taiwan disebut tidak jauh beda dengan di Indonesia. Estimasi biaya yang dikeluarkan per bulan, untuk makan dan perlengkapan bulanan lainnya, ditaksir habis sekitar NT$ 5.000 - NT$ 8.000 (setara Rp2,1 juta-Rp3,5 juta).

    Beberapa persyaratan mengikuti program Fast Track ini antara lain merupakan mahasiswa aktif Prodi TI UAJ dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75 dan menyelesaikan SKS sebanyak 131. Persyaratan lainnya, yaitu nilai TOEFL dengan skor 500, atau nilai IBT dengan skor 61, atau nilai IELTS dengan skor 5,5.

    Selain program program Fast Track Prodi TI UAJ juga punya 3+1, yaitu tiga tahun kuliah di Prodi TI UAJ dan satu tahun kuliah di kampus luar negeri yang menjadi mitra Prodi TI UAJ. Beberapa kampus luar negeri yang menjadi mitra Prodi TI UAj yakni I-Shou University Taiwan, Yuan Ze University Taiwan, HCMC University of Technology and Education Vietnam, dan Mapúa University Filipina.

    Pendaftaran bisa melalui email ke ft@atmajaya,ac,id. Bagi siswa SMA/SMK yang tertarik dengan program ini juga bisa mendaftar melalui website www.admission.atmajaya.ac.id. Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui www.atmajaya.ac.id.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id