Mata Kuliah BIPA di FIB UNDIP Terbuka Bagi Mahasiswa Luar

    Arga sumantri - 16 Maret 2021 21:14 WIB
    Mata Kuliah BIPA di FIB UNDIP Terbuka Bagi Mahasiswa Luar
    Logo Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Dokumentasi Undip



    Semarang: Program Mata Kuliah Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) yang diselenggarakan Program Studi (Prodi) S1 Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip) terbuka untuk mahasiswa di luar program studi Sastra Indonesia. Bahkan, bisa diikuti oleh mahasiswa yang ikut Program Kampus Merdeka. 

    Selain mengajarkan bahasa, mata kuliah BIPA juga pengetahuan tentang budaya Indonesia. Ketua Departemen Susastra Muh Abdullah mengatakan, ada dua Program BIPA, pertama merupakan mata kuliah bagi mahasiswa Sastra Indonesia. Kedua, BIPA untuk darmasiswa atau mahasiswa asing yang belajar di Indonesia dalam program kerja sama dengan Kementerian Pendidikan. 






    "Yang mata kuliah, yang bisa diikuti Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka," kata Abdullah mengutip siaran pers Undip, Selasa, 16 Maret 2021.

    Ketua Prodi Sastra Indonesia FIB Undip itu menuturkan, BIPA untuk mahasiswa asing sebagai hasil kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Selain Undip, beberapa kampus juga memiliki program serupa, sehingga jumlah pesertanya sesuai dengan jumlah peserta program darmasiswa yang ada.

    Baca: Menilik Kisah Perjalanan Batik Semarang dari Sejarawan Undip

    Meski begitu, BIPA merupakan salah satu program unggulan dari FIB Undip. Dia berharap BIPA menjadi salah satu penopang mewujudkan Prodi Sastra Indonesia FIB menjadi pusat pelayanan pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia bagi penutur asing. 

    "Kami berkeinginan bisa menyelenggarakan pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing yang berkualitas dan mengenalkan seni dan budaya Indonesia bagi penutur asing," ujarnya.

    Mata kuliah BIPA memiliki bobot 2 SKS dalam konteks Program Kampus Merdeka. Pada program ini, mahasiswa dibekali kemampuan untuk mengajarkan bahasa Indonesia kepada penutur asing. Saat ini, Undip sudah menjalin kesepakatan melalui Konsorsium Merdeka Belajar (KMB) dengan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung dan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

    Selain membekali mahasiswa agar mampu mengajarkan bahasa Indonesia kepada penutur asing, BIPA juga memberikan pengetahuan tentang budaya Indonesia. Sementara, BIPA untuk darmasiswa yang diselenggarakan lembaga pelayanan bahasa sejak tahun 2000 memiliki dua jenjang, yaitu basic (kelas dasar) dengan waktu kursus 100 jam, dan kelas menengah (intermediate). 

    "Jenjang atau level yang ada sifatnya pilihan, namun peserta program disarankan memulai dari kelas dasar lebih dulu," ujarnya.

    Baca: Universitas Islam Indonesia Luncurkan Pusat Studi Alquran dan Hadis

    Modul pengajaran BIPA FIB Undip terus disempurnakan dan diperbaharui untuk menjaga kualitas dan relevansinya. BIPA untuk darmasiswa adalah program pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia mulai dari ketrampilan berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan yang diperuntukkan bagi penutur asing.

    BIPA merupakan bagian dari usaha agar Bahasa Indonesia dikenal di dunia internasional, sehingga program ini mendapat dukungan dari Kemendikbud. Setidaknya ada 45 negara yang tertarik dan mendukung para mahasiswanya untuk belajar bahasa Indonesia. Selain bahasa, mahasiswa asing yang ke Indonesia juga tertarik mempelajari  seni budaya, kuliner, dan pariwisata.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id