Keyboard Braille Buatan UGM Juara di Jepang

    Intan Yunelia - 13 Desember 2019 13:52 WIB
    <i>Keyboard</i> Braille Buatan UGM Juara di Jepang
    Tim Mahasiswa UGM pencipta Keyboard Braille. Foto: UGM/Humas
    Jakarta:  Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil memperoleh Gold Medal dalam kompetisi Advanced Innovation Jam (AI-Jam) Japan 2019.  Tak hanya itu, tim ini juga mendapat gelar Top 6 dalam kompetisi GUGEN Japan 2019 yang diselenggarakan JAM Association, American Society for Convergent Applications in AI, Gugen Japan dan Hacker Dojo.

    Tim dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) tersebut terdiri dari Antonius Yonanda Chrisma Nugraha, Amalia Hari Iskania, Resha Dwika Hefni Al-Fahsi, dan Muhammad Abdurrachman Fairuz. Keempat mahasiswa UGM ini merupakan mahasiswa DTETI Angkatan 2016.

    “Produk yang dibuat adalah JoyBraille yaitu konsol dan e-widget keyboard untuk penyandang tunanetra agar dapat berkomunikasi dan memperoleh informasi secara digital dengan menggunakan huruf Braille sebagai alfabetnya,” kata Antonius Yonanda Chrisma Nugraha, dalam siaran pers yang diterima Medcom.id, Jumat, 13 Desember 2019.

    Ia mengakui, pengembangan Joybraille sendiri berawal dari persoalan yang dihadapi penyandang tunanetra atau penderita kelainan penglihatan yang belum mempunyai platform untuk berkomunikasi dan berinteraksi di dunia digital.

    “Sementara ini huruf Braille digunakan untuk komunikasi sehari-hari secara offline sehingga kami membuat Joybraille untuk menulis huruf braille bagi penyandang tunanetra dalam berkomunikasi dan berinteraksi secara digital melalui computer atau mobile device,” ujar Antonius.

    Tim DTETI ini memerlukan waktu dua bulan untuk mengembangkan inovasi ini. Mulai dari Oktober hingga Desember 2019. Sebelumnya, produk ini pernah diikutkan dalam kompetisi Hackathon BIOS yang diselenggarakan oleh Universitas Multimedia Nusantara dan mendapatkan predikat Top 10.

    Al JAM Japan sendiri merupakan kompetisi yang berfokus pada pembuatan produk inovatif di bidang teknologi. Mulanya, produk dikurasi di Indonesia oleh Indonesia Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA) hingga menjadi 17 tim dari Indonesia yang kemudian diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti kompetisi AI JAM Japan 2019.

    “Dari hasil kurasi sebanyk 159 Tim Jepang-Indonesia, Tim Square DTETI FT UGM menyabet Gold Medal dan Top 6 pada kompetisi ini yang didukung oleh PT. Komatsu Astra dan Katetigama,” pungkasnya.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id