22 Oktober Diperingati Sebagai Hari Santri, Begini Sejarahnya

    Ilham Pratama Putra - 22 Oktober 2021 11:40 WIB
    22 Oktober Diperingati Sebagai Hari Santri, Begini Sejarahnya
    Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas. Foto: Kemenag/Humas



    Jakarta: Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan alasan pemilihan tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri oleh pemerintah. Ada peristiwa heroik yang terjadi di balik penetapan hari Santri Nasional tersebut.

    Penetapan itu tak lepas dari resolusi jihad yang diserukan oleh pendiri Nahdlatul Ulama (NU). KH. Hasyim Asy’ari. Seruan itu merupakan semangat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

     



    "Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada tercetusnya resolusi jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia," ujar Yaqut dalam Upacara Bendera Hari Santri 2021 di secara daring, Jumat, 22 Oktober 2021.

    Menurut Yaqut, resolusi jihad tersebut yang telah membangkitkan semangat juang bangsa Indonesia. Bahkan resolusi jihad memiliki nilai sejarah dalam pertempuran 10 November di Surabaya yang kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan.

    "Resolusi jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 November 1945 yang kita semua peringati sebagai Hari Pahlawan," lanjut dia.

    Baca juga:  Menag Ajak Santri Tutup Celah Ideologi Perusak Persatuan

    Dalam momentum hari Santri Nasional 2021 ini, Yaqut mengajak semua pihak mendoakan para pahlawan. Terutama yang berasal dari kalangan santri yang telah rela berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

    "Mari kita bersama-sama mendoakan para pahlawan, terutama pahlawan dari kalangan ulama, Kiai, santri, para pemimpin agama yang telah Syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama," ucap Yaqut.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id