comscore

Kemendikbudristek Akui PPDB Kerap Bikin 'Panas' Kepala

Ilham Pratama Putra - 31 Mei 2021 19:13 WIB
Kemendikbudristek Akui PPDB Kerap Bikin Panas Kepala
Dirjen Paud Dikdasmen Kemendikbud, Jumeri. Foto: Zoom
Jakarta: Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 akan dimulai dalam waktu dekat. Sejumlah daerah pun sudah menetapkan petunjuk teknis PPDB 2021.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Jumeri menyebut Kepala Dinas Pendidikan merasa pusing tiap memulai tahapan PPDB.
Bahkan disebut hingga kepalanya terasa panas.  "Saya pernah sebagai kepala dinas. Kepala kita panas ketika menghadapi PPDB ini, karena banyaknya tekanan ketika proses PPDB," kata Jumeri dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR yang digelar secara daring, Senin, 31 Mei 2021. 

Jumeri mengatakan, bahwa PPDB menjadi tahapan penting untuk peserta didik masuk ke jenjang selanjutnya. Oleh karenanya, PPDB harus dilakukan dengan baik oleh setiap dinas pendidikan.

"PPDB jadi tahapan penting dalam rantai pendidikan kita, daerah menyiapkan PPDB ini sungguh-sungguh karena ini krusial," terang dia. 

Lebih lanjut, yang membuat kepala dinas merasa pusing itu terkait dengan kapasitas sekolah negeri. Sebab, antusiasime peserta didik untuk masuk ke sekolah negeri sangat tinggi.

"Yang jadi masalah kita, diatur dengan cara apapun. Kapasitas sekolah negeri kita tidak cukup menampung ke sekolah negeri," imbuh dia.

Baca juga:  Simak, Ini Jadwal Lengkap Pelaksanaan PPDB DKI 2021

Masalah selanjutnya ialah sistem zonasi, yang tak selaras dengan ketersediaan sekolah di satu wilayah. "Kemudian sekolah kita pesebarannya belum bisa mengikuti pola zonasi," pungkas Jumeri.


(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id